Jum'at, 21 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

JALUR MUDIK: Tol seksi I Semarang-Ungaran dibuka

Editor   -   Sabtu, 20 Agustus 2011, 13:37 WIB

BERITA TERKAIT

SEMARANG: Tol Semarang-Solo seksi I (Semarang-Ungaran) mulai diuji coba dan dibuka hari ini, namun baru terbatas untuk kendaraan kecil atau mobil pribadi.Ruas tol ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus mudik pada Lebaran tahun ini.Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan uji coba  dilakukan hingga H+10 Lebaran ini dan tidak untuk semua kendaraan. Kendaraan besar seperti bus, truk dan angkutan berat belum diperbolehkan melintas."Selama uji coba ini hanya kendaraan pribadi yang boleh melintas dan tidak dipungut biaya tiket, semua masih digratiskan, dan diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan pada liburan Lebaran ini," ujarnya di sela pembukaan tol Semarang-Solo seksi I, hari ini.Dengan pengoperasian tol seksi I, lanjutnya, pengelola telah meminta bantuan Polda Jateng untuk membantu mengatasi kemacetan di pintu keluar tol di Jl Letjen Soeprapto, Ungaran, yang hanya selebar 6 meter."Saya minta bantuan pada Polda, jangan sampai macet di pintu keluar Ungaran. Desain kami belum sampai ke ujung jalan itu. Ini juga pesan Menteri Pekerjaan Umum," tuturnya.Tol Semarang-Solo Seksi I Semarang-Ungaran sepanjang 11,1 Km pengerjaannya dipercepat untuk mengejar jadwal uji coba, sebelum resmi dibuka melayani arus mudik."Saya buka tol pendek itu untuk mengatasi keruwetan arus lalu lintas kendaraan yang selama ini terjadi di jalur utama Semarang-Bawen," ujarnya.Di beberapa ruas jalan di Jateng masih terlihat ada perbaikan dan jembatan di 27 titik, enam di antaranya terletak di wilayah Brebes pada Jembatan Pakijangan, Jembatan Balekambang, Jembatan Pemali, dan pengaspalan jalan raya Klampok Wanasari Brebes (2,4km).Namun, Gubernur Jateng menjamin empat titik segera selesai dibenahi dan bisa dilalui pemudik. ”Hanya pada dua titik, yakni pengecoran jalan desa Sitanggal Brebes dan perbaikan di Tanjakan Ciregol yang cukup mengkhawatirkan," tuturnya. (Sri Mas Sari/Rachmat Sujianto/er)


Source : Sri Mas Sari/Rachmat Sujianto

Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.