Senin, 24 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PT DI rangkul CASA produksi pesawat militer C295

Editor   -   Kamis, 06 Oktober 2011, 20:17 WIB

BERITA TERKAIT

 

JAKARTA: PT Dirgantara Indonesia dan European Aeronautic Defense and Space (EADS)-CASA Spanyol akan bersinergi merancang pembuatan pesawat Airbus Military C295 guna menjawab kebutuhan Angkatan Udara Republik Indonesia.
 
Kedua pihak sepakat untuk membuat enam hingga sembilan pesawat di Indonesia. Sebagian pesawat lagi akan dibangun EADS-CASA di fasilitas pabrik pesawat terbang milik Airbus Military di San Pablo Sevilla Spanyol.
 
Head of Media Relation Airbus Military Maggie Bergsma  mengatakan pesawat ini dapat mengangkut hingga 71 pasukan dan 49 penerjung payung dengan peralatan lengkap ditambah dengan satu orang penerjun utama.
 
Dengan konfigurasi evakuasi medis, Maggie mengungkapkan C295 dapat membawa hingga 24 tandu dengan 6 kursi tambahan untuk petugas medis."Ada banyak ragam kemampuan yang diusung oleh pesawat tersebut."
 
C295, sambung Maggie, juga dilengkapi autonomous pallet transfer system, sebuah sistem transfer palet kargo otomatis yang dapat diletakkan di bagian belakang pesawat.
 
Menurut Maggie, APTS ini memudahkan proses memasukkan dan mengeluarkan palet kargo di daerah terpencil tanpa membutuhkan peralatan dukungan darat.
 
Pesawat C295 akan terbang ke berbagai daerah di Indonesia dan melakukan sejumlah demonstrasi seperti pendaratan pendek di landasan tidak beraspal, proses pemuatan kargo dengan berbagai macam peralatan, serta uji terbang dalam berbagai misi dan kondisi. (sut) 
 

Source : Surya Mahendra Saputra

Editor : Sutarno

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.