Jum'at, 26 Desember 2014

Tol Batang-Semarang Akan Dipercepat

Linda Tangdialla Minggu, 09/10/2011 15:14 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum siap menerbitkan Surat Keputusan Menteri PU untuk percepatan penyelesaian pembangunan ruas tol Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer untuk mengejar target operasi pada 2014.Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Gazaly mengatakan SK Menteri PU itu akan dikeluarkan jika dalam evaluasi akhir pemilik saham belum juga dapat memastikan kapan amandemen perjanjian pengusahaan jalan tol itu akan segera diteken.Menurut rencana, BPJT akan memanggil pemilik saham untuk mengevaluasi proyek berinvestasi Rp7,21 triliun tersebut pekan ini untuk memastikan kesanggupan mereka melanjutnya proyek tersebut.Dari hasil pertemuan itu, katanya, akan ditetapkan apakah kelanjutan proyek dilaksanakan atas kesanggupan investor dengan menandantangani amendemen perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) ataukah ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri PU.Jika investor dianggap belum siap meneken amandemen PPJT, maka SK Menteri akan segera dikeluarkan di mana badan usaha jalan tol (BUJT) akan diberikan tenggang waktu selama 14 hari sejak SK dikeluarkan untuk segera meneken amandemen PPJT tersebut.Setelah masa 14 hari tersebut amendemen PPJT tidak juga ditandatangani, pemerintah dapat mencabut kepemilikan konsesinya."Ini sebagai salah satu alternative percepatan, kami bentuk bentuk kebijakan hukum baru agar tidak dianggap menyalahi kontrak PPJT yang sudah ditandatangani sebelumnya.Tujuannya agar bisa segera dirampungkan, karena evaluasi tol sudah dilaksanakan sejak Desember 2010," ujar Gani di Jakarta akhir pekan kemarin (7 Oktober).Apabila konsesi telah diputus, katanya, maka pemerintah dapat melakukan tender ulang proyek sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Gani menjelaskan kendala utama dalam penyelesaian ruas tol tersebut karena adanya permasalahan mengenai besaran nilai kepemilikan saham dari dua pemegang saham di ruas tersebut.Semula pemegang saham diruas Batang-Semarang yakni PT Marga Setiapuritama kemudian PT Bakrie Tol Road masuk sebagai pemegang saham melalui proses akuisisi.Kepemilikan saham PT Marga Setiapuritama dimiliki oleh PT Bayuen Permata Sari 55%, PT Karya Trampil 5%, dan PT Intsia Persada Permai 40%. Bakrie sendiri mengambil alih sebesar 65% sahamnya dari PT Marga Setiapuritama tersebut.Pembangunan ruas tol Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer rencananya akan dibangun dalam lima seksi yakni seksi pertama sepanjang 3,20 kilometer, seksi dua 36,35 kilometer, seksi tiga 11,05 kilometer, seksi IV sepanjang 13,50 kilometer, dan seksi V 10,90 kilometer.Adapun kebutuhan anggaran untuk pembangunan ruas tersebut yakni sebesar Rp7,21 triliun untuk kegiatan konstruksi, dan untuk pembebasan lahan senilai Rp836 miliar.Jika mulai beroperasi pada 2014, tol tersebut diperkirakan akan dapat menampung volume lalu lintas kendaraan sebesar 15.566 kendaraan per hari. (ea) 

Apps Bisnis.com available on:    
Ikuti lomba menulis – Ayo Dukung Indonesia Sehat dan menangkan hadiah jutaan rupiah. Klik di sini!
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...