Rabu, 22 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Pusat pelatihan koperasi Jatinangor resmi beroperasi

Muhammad Sarwani   -   Rabu, 19 Oktober 2011, 21:02 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Pusat Pendidikan dan Latihan Gerakan Koperasi Indonesia di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, mulai hari ini (Rabu, 19 Oktober 2011) resmi beroperasional untuk keperluan seluruh masyarakat gerakan koperasi nasional maupun secara komersial untuk umum.Lembaga Pendidikan milik Induk Koperasi Unit Desa (Induk KUD) tersebut memiliki 100 kamar tidur serta mampu menampung sekitar 200 orang. Fasilitas tersebut mempunyai 5 unit kelas atau ruangan untuk dimanfaatkan menjadi ruang serba guna.Persemian gedung yang berdekatan dengan Kampus Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin) tersebut bersamaan dengan pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk KUD yang ke-31 untuk tahun buku 2010.Ketua Umum Induk KUD Herman YL Wutun mengemukakan meski fasilitas gedung piuisdiklat tidak terlalu besar dan mewah, akan tetapi bisa dimanfaatkan oleh seluruh gerakan koperasi. Termasuk instansi pemerintah yang mencari lokasi pelatihan di sekitar Bandung dan Sumedang, JAwa Barat."Kami menawarkan penggunaan fasilitas ini kepada siapa saja yang memerlukannya. Termasuk lembaga lain di luar gerakan koperasi. Termasuk lembaga perbankan maupun instansi pemerintah yang peduli terhadap koperasi," ujar Herman Wutun kepada wartawan.Dilengkapi kantin yang mampu menampung 75 orang sekaligus, Pusdiklat Gerkopin menjadi pilihan alternatif, karena fasilitas parkir juga luas. Sedangkan seluruh kelas dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan (AC). (ea) 


Editor : Marissa Saraswati

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.