Rabu, 03 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

HET urea bersubsidi pada 2012 naik 12,5%

Yeni H. Simanjuntak   -   Selasa, 27 Desember 2011, 15:47 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Harga eceran tertinggi (HET) urea bersubsidi pada 2012 naik Rp200 per kg atau 12,5% menjadi Rp1.800 per kg dibandingkan dengan tahun ini Rp1.600 per kg.Selain urea, harga pupuk organik bersubsidi tahun depan naik 40% menjadi Rp700 per kg dibandingkan dengan tahun ini Rp500 per kg.Harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi 2012 itu tercantum dalam Permentan No. 87/Permentan/SR.130/12/2011 tentang Kebutuhan dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian 2012.Sementara itu, HET pupuk bersubsidi SP-36, ZA, dan NPK, masih tetap, tidak mengalami kenaikan. HET SP-36 Rp2.000 per kg, ZA Rp1.400 per kg, NPK Rp2.300 per kg.Harga Eceran Tertinggi pupuk bersubsidi itu berlaku untuk pembelian oleh petani, pekebun, peternak, pembudidaya ikan dan udang di penyalur Lini IV secara tunai.Dalam permentan itu menyebutkan alokasi urea bersubsidi pada tahun depan sebanyak 5,1 juta ton, SP-36 bersubsidi sebanyak 1 juta ton, pupuk ZA 1 juta ton, NPK 2,59 juta ton, dan pupuk organik bersubsidi sebanyak 835.000 ton.Pupuk bersubsidi merupakan pupuk yang pengadaan dan penyalurannya ditataniagakan dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan di penyalur resmi di Lini IV (kios penyalur pupuk di tingkat desa dan kecamatan). Jenis pupuk bersubsidi terdiri dari urea  berwarna pink, SP-36, ZA,NPK, dan Pupuk Organik Granul.Harga Pokok Penjualan (HPP) pupuk merupakan struktur biaya pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) dengan komponen biayasebagaimana ditetapkan oleh Menteri Pertanian. Sementara itu, subsidi pupuk adalah selisih antara HPP dikurangi HET dikalikan dengan volume penyaluran pupuk.PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) merupakan perusahaan induk dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang,  PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Kujang, dan PT Pupuk Iskandar Muda.(api) 


Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.