Jum'at, 19 Desember 2014

KUD Di Jatim Agresif Bikin Toko Swalayan

Editor Kamis, 29/12/2011 14:04 WIB

SURABAYA: Kalangan koperasi unit desa (KUD) di Jawa Timur kian agresif mengubah unit usaha pertokoan dari semula sistem konvensional menjadi swalayan, seiring berubahnya prilaku pembelanja di tingkat kecamatan dan perdesaan terhadap sistem baru.Sebagian besar dari 702 KUD yang beroperasi di provinsi tersebut mengelola toko guna menjaring pembelanja umum, selain melayani anggota sendiri.Wagisan, Ketua KUD Sumber Rejeki, Kencong, Kab. Jember, menilai anggota koperasi tersebut sebanyak ratusan orang merupakan konsumen potensial, yang  cenderung belanja di toko modern/swalayan. Karena itu, KUD tersebut sejak beberapa bulan lalu mendirikan swalayan dengan dana investasi ratusan juta dan menyediakan 2.300 items produk.“Kami memberikan pemahaman kepada anggota maupun calon anggota bahwa belanja di swalayan milik koperasi sendiri bisa mendapatkan manfaat berupa pembagian sisa hasil usaha (SHU),” ujarnya.Untuk meningkatkan daya tarik terhadap pembelanja, pihak KUD Sumber Rejeki juga memberikan layanan antar barang belanjaan untuk pembelian dengan nilai tertentu.KUD Padangan di Kec. Padangan, Kab. Bojonegoro, kini juga berancang-ancang mendirikan swalayan dengan dana investasi ratusan juta rupiah guna melayani anggota maupun pembeli umum. KUD tersebut selama ini memfokuskan terhadap unit usaha pengadaan pangan dan pendistribusian pupuk produksi PT Petrokimia Gresik (Persero).“Peluang unit usaha swalayan di daerah kami cukup besar, karena masyarakat lebih cenderung belanja di toko modern, maka awal 2012 kami akan dirikan swalayan,” ujar Mihandri, manajer KUD Padangan kepada Bisnis, hari ini.Dia mengatakan pengadaan barang untuk swalayan akan dikerjasamakan dengan koperasi lain yang berperan sebagai pemasok yakni Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro. Dalam kerja sama tersebut KUD Padangan juga menyiapkan beras kemasan untuk didistribusikan ke sejumlah swalayan.Data di Asosiasi Koperasi Ritel Indonesia (AKRI) Jawa Timur menyebutkan jumlah toko milik seluruh koperasi di provinsi tersebut sedikitnya 7.400 unit, dan baru sebagian kecil yang dirobah menjadi swalayan.(api) 

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...