Kamis, 18 Desember 2014

Pemerintah Klaim Kenaikan Tarif Listrik Berdampak Kecil

Aprianto Cahyo Nugroho Minggu, 01/01/2012 13:09 WIB

JAKARTA: Perguruan tinggi menilai kenaikan tarif dasar listrik sebesar 10% terhadap masyarakat termasuk pelanggan industri mulai April 2012 memiliki dampak yang tidak terlalu besar.Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan hal itu berdasarkan laporan awal dari kajian terhadap dampak kenaikan TDL yang sudah dilakukan oleh LPEM Universitas Indonesia.“Mereka sudah presentasi ke ESDM. Kajian kan ada dua, kajian energi primer dan kajian masalah dampak terhadap masyarakat. Kalau lihat dari dampaknya ke masyarakat, termasuk ke industri, persentasenya kecil,” ujarnya, akhir pekan.Sayangnya Jarman enggan merinci maksud dari dampak yang kecil itu. Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10% pada golongan pelanggan di atas 450 VA mulai April 2012.Sebelumnya, kesimpulan rapat kerja komisi VII DPR-RI dengan Menteri ESDM pada 29 September 2011 menyebutkan dua hal. Pertama, pemerintah diminta melakukan kajian mengenai TDL yang lebih komprehensif, tidak hanya terbatas pada aspek kemampuan bayar konsumen, inflasi dan dampaknya hanya pada beberapa industri.Kajian mengenai TDL juga harus mempertimbangkan aspek-aspek yang lebih luas, antara lain suplai energi primer, dampaknya bagi industri kecil dan menengah, dampak sosial maupun perekonomian secara keseluruhan.Sementara itu hal keduanya adalah pemerintah diminta melaporkan hasil kajian tersebut kepada Komisi VII DPR-RI selambat-lambatnya Januari 2012. Menindaklanjuti permintaan DPR tersebut, pada 7 Oktober 2011 telah ditugaskan dua lembaga independen untuk melakukan kajian mengenai TDL.Pertama, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) untuk melakukan kajian mengenai dampak penyesuaian TDL. Kedua, Lembaga Kerja sama Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (LKFT UGM) untuk melakukan kajian mengenai penggunaan energi primer.“Hasilnya sudah dipresentasikan, tapi report resminya awal Januari 2012 akan dipresentasikan ke ESDM, setelah itu nanti kita serahkan ke DPR,” ujar Jarman.Pemerintah sebelumnya mengusulkan subsidi listrik sebesar Rp45 triliun pada 2012 dengan asumsi kenaikan TDL sebesar 10% per 1 April 2012, kecuali bagi pelanggan tidak mampu berdaya 450 VA. Dengan kenaikan 10%, maka TDL akan naik dari Rp729 menjadi Rp796 per kWh. (faa) 

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...