Minggu, 20 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PENGUATAN KOPERASI: Bantuan Dana Kementerian Koperasi & UKM Capai 74%

Muhammad Sarwani   -   Selasa, 05 Juni 2012, 19:17 WIB

BERITA TERKAIT

 

 

JAKARTA: Program bantuan dana sosial 2012 yang dilaksanakan Kementerian Koperasi dan UKM bagi perkuatan lembaga perkoperasian di Indonesia  telah mencapai sekitar 74,48% dari target realisasi kepada sebanyak 1.250 koperasi. Meliadi Sembiring, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, mengatakan keberhasilan pencapaian realisasi tersebut memuaskan. Oleh karena itu sebelum Desember 2012 seluruh dana bantuan sosial mungkin bisa diselesaikan. ”Hingga periode Mei 2012, penyerahan kepada koperasi telah terlaksana tujuh kali. Rencananya dalam dua periode penyerahan lagi, ke-1.250 koperasi sudah menerima bantuan untuk memperkuat kinerja dan permodalan usaha mereka,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa, 5 Juni 2012. Pemberian dana bantuan sosial kepada pelaku koperasi merupakan bagian dari agenda revitalisasi yang dilaksanakan Kementerian Koperasi dan UKM. Oleh karena itu tiap koperasi diberi pembiayaan sebesar Rp50 juta. Pada tujuh kali realisasi pencairan bantuan, sudah mencakup ke-33 provinsi Indonesia. Jumlah koperasi penerima bantuan bervariasi dalam setiap penyerahan. Pada periode pertama koperasi penerima sebanyak 86 unit. Pada periode berikutnya terus meningkat dan pada periode ketujuh jumlah mencapai 243 unit. Penerima pada periode ketujuh berasal dari 30 provinsi. Sedangkan provinsi yang tidak mengajukan koperasinya penerima bansos adalah Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan DKI Jakarta. Menurut Meliadi, koperasi penerima bantuan tersebut merata berasal dari daerah perdesaan maupun perkotaan. Sedangkan jumlah koperasi yang sudah menerima sebanyak 931 unit, atau hanya kurang dari 319 unit yang belum menerima. ”Kami optimistis dalam jangka waktu enam bulan ke depan, 1.250 koperasi yang sudah terdaftar menjadi penerima bansos akan menerima haknya untuk memperbaiki kinerja usaha maupun sumberdaya manusianya,” tujas Meliadi Sembiring. Dari 931 unit koperasi yang telah dilayani permodalannya, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan pemegang rekor tertinggi jumlahnya, karena mencapai 101 koperasi. Jumlah koperasi provinsi lain yang tergolong besar adalah Jawa Tengah sebanyak 77 unit. Berikutnya Provinsi Jawa Barat dan Sumatra Utara masing-masing sebanyak 59 koperasi. Kemudian Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam 50 koperasi, Nusa Tenggara Timur 46 koperasi, Sulawesi Tenggara 38 koperasi, dan Sulawesi Utara sebanyak 37 koperasi.(bas)

 

 

BERITA LAINNYA:

 


Editor : Aang Ananda Suherman

 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.