Selasa, 21 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PERKEBUNAN SWASTA: Luas lahan bakan dibatasi

Yeni H. Simanjuntak   -   Rabu, 01 Agustus 2012, 17:23 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Pemerintah berencana membatasi izin kepemilikan lahan perkebunan maksimal seluas 20.000 hektare setiap perusahaan perkebunan, untuk mengantisipasi dominasi penguasaan lahan oleh korporasi besar.Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Gamal Nasir mengatakan pihaknya telah melakukan pembahasan soal revisi Peraturan Menteri Pertanian No. 26/2007 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan dengan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) awal pekan ini, terkait usulan batas kepemilikan lahan perkebunan ."UKP4 mengusulkan pembatasan izin perkebunan 20.000 hektare untuk setiap perusahaan, bukan 100.000 ha," ujarnya Rabu (1/8/2012).Gamal menjelaskan tujuan dari pembatasan izin perkebunan itu untuk mengantisipasi dominasi dalam penguasaan lahan oleh beberapa perusahaan skala besar saja.Menurutnya, konflik lahan antara warga sekitar perkebunan dengan pengusaha rawan terjadi, karena pengusaha perkebunan tidak dibatasi pengusahaan lahannya.Dia menambahkan ekspansi lahan perkebunan kelapa sawit juga semakin gencar dilakukan pengusaha, sedangkan luas areal semakin menyempit. "UKP4 meminta agar pembatasan kepemilika lahan harus lebih jelas."Namun, bagi grup perusahaan yang penguasaan lahan melebihi dari batas maksimal, maka akan diatur tersendiri atau seringkali disebut dengan keterlanjuran.Gamal menjelaskan Tim UKP4 juga meminta ada kejelasan soal kemitraan dan plasma apakah berada di luar kebun atau di dalam kawasan kebun. "Harus secara tegas di wilayah mana? Rencana pembangunan plasma juga harus diperketat."Tim UKP4 juga meminta agar ada koordinasi yang baik dalam pemberian izin perkebunan. Demikian juga dengan sanksi administrasi yang diminta harus lebih tegas. "Secondline empowerment dari pemerintah pusat." (ra)


Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.