Rabu, 22 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

TRANSPORTASI: Faktor alam, Kemenhub bangun pelabuhan baru di Bungkutoko

Hery Trianto   -   Kamis, 13 September 2012, 15:54 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA-Kementerian Perhubungan tengah membangun pelabuhan baru di Pulau Bungkutoko, Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk menggantikan Pelabuhan Nusantara Kendari yang sulit dikembangkan karena faktor alam.Kepala Kantor Administrator Pelabuhan Kendari, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Irianto Dahlan mengatakan urgensi pelabuhan baru itu juga penting karena adanya peningkatan kunjungan kapal di perairan teluk yang menjadi pintu masuk ke pelabuhan lama.Dia mengatakan kunjungan kapal di Pelabuhan Nusantara selama ini terus meningkat. Saat ini, katanya, setiap hari terdapat 12 kapal penumpang ekspres yang keluar masuk pelabuhan. Jika digabungkan dengan kunjungan kapal kargo, setiap bulan jumlahnya mencapai 500 unit kapal."Untuk masuk ke  pelabuhan Nusantara kapal-kapal harus melintasi perairan teluk yang ramai, sehingga kerap meyulitkan kapal yang akan keluar masuk pelabuhan," kata Irianto dikutip dari situs Kemenhub, Kamis (13/9).Menurut dia, selama ini Kendari memiliki pelabuhan di Kota Lama, posisi pelabuhan itu berada di dalam teluk.Namun pelabuhan tersebut sulit dikembangkan karena faktor sedimentasi atau pendangkalan yang sangat cepat sehingga makin lama dikhawatirian semakin dangkal."Sebagai gambaran jika kapal berbobot 3.000 DWT melintasi perairan teluk sebelum masuk pelabuhan, maka kapal tersebut harus berjalan zig-zag untuk mencari alur yang dalam dan menghindari dengan kapal lainnya," ungkapnya.Irianto yang mantan Adpel Sorong itu mengatakan pemilihan lokasi untuk pembangunan pelabuhan baru di Pulau Bungkutoko itu sudah melalui perencanaan matang. Rencana itu meliputi posisi, kedalaman, dan tingkat  sedimentasi serta akses pengguna jasa ke pelabuhan.Keberadaan Pelabuhan Bungkutoko, baginya, begitu sangat strategis letaknya sehingga dapat mendukung kelancaran keluar masuk kapal-kapal yang terus meningkat di kawasan Kendari dan sekitarnya.Pelabuhan Bungkutoko sudah mulai dibangun sejak 2009 dengan luas lahan daratan 253,50 meter x 200 meter dan memiliki kedalaman kolam 10 meter-12 meter.Pembangunannya dilakukan melalui empat tahap dan membutuhkan dana mencapai Rp142 miliar. Jika selesai akan menghasilkan dermaga dengan panjang 150 meter dan lebar 20 meter.Irianto menegaskan dengan demikian, kapal-kapal berukuran besar dengan panjang mencapai 200 meter dapat masuk ke pelabuhan Bungkutoko sehingga akan mendukung pertumbuhan perekonomian daerah dan masyarakat Sulawesi Tenggara pada umumnya. (faa)


Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.