Jum'at, 18 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

USAHA KECIL: Indonesia akan jaga eksistensi UKM

Muhammad Sarwani   -   Jum'at, 14 September 2012, 21:04 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Indonesia akan terus mempertahankan eksistensi pelaku usaha kecil menengah untuk terus mengikuti pameran di manca negara sebagai salah satu strategi penyesuaian terhadap kondisi pasar ekspor yang terdiri dari berbagai komoditas.

Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Kementerian Perdagangan, Pradnyawati, mengemukakan di tengah-tengah krisis Eropa, komoditas pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia harus dipertahankan.

”Hal ini dimaksudkan agar pangsa pasar produk furnitur, home decor serta  komoditas lainnya tidak tergerus oleh negara pesaing kita,” katanya kepada Bisnis, Jumat (14/9/2012) seusai membawa UKM Indonesia mengikuti  International Home Show   MACEFF 2012 di Rho Fiera Milano, Milan, Italia.

Indonesia yang mengusung pameran itu dengan tema Remarkable Indonesia dengan konsep Rumah Indonesia,  berhasil meraih kontrak dagang dan order. Pada pameran internasional itu, 6-9 September 2012,  Rumah Indonesia berdiri di atas lahan seluas 200 meter persegi.

Indonesia dengan keanekaragaman budaya, keindahan alam serta kreativitas masyarakatnya mampu menghasilkan produk kriya berkualitas tinggi. Sedangkan bahan baku dan prosesnya  mengedepankan ramah lingkungan.

Oleh karena itu produk yang ditampilkan pada paviliun tersebut menarik perhatian pengunjung maupun buyers. Keunggulannya adalah kualitas bahan baku serta desain produk yang unik. Pada lokasi tersebut setiap hari juga dilaksanakan demo pembuatan kain tenun.

Menurut dia, pameran MACEFF pada 2012 melibatkan 1.570 peserta dari berbagai negara. Jumlahnya memang menurun dibandingkan tahun lalu karena mencapai 1.877 peserta UKM. Penurunan jumlah disertai pengunjung diperkirakan ekses dari krisis Eropa saat ini.

”Tampilnya sekitar 20 UKM Indonesia pada pameran internasional itu, sekaligus melakukan benchmarking atau melakukan perbandingan untuk ke depannya melakukan pengembangan produk sesuai dengan tren pasar dan selera internasional.”

Selama pameran berlangsung, tercatat terjadi transaksi trial order senilai Euro10.500 khusus produk tas tangan dari buyers Italia, kontrak dagang senilai US$300.000. Selain itu tercatat transaksi secara langsung dengan pengunjung senilai  Euro2.000.

Kehadiran UKM Indonesia di Italia difasilitasi Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dewan Kerajinan Indonesia (Dekranas).


Source : Mulia Ginting Munthe

Editor : Novita Sari Simamora

 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.