Senin, 22 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PROYEK INFRASTRUKTUR: Realisasi anggaran Kementerian PU baru 43%

Editor   -   Sabtu, 15 September 2012, 03:44 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA : Hingga 14 September 2012, Kementerian Pekerjaan Umum baru merealisasikan 43% dari total alokasi anggarannya atau sekitar Rp31,5 triliun.Adapun alokasi anggaran kementerian PU tahun 2012 setelah ditambah SAL (Sisa Anggaran Lebih) mencapai Rp75 triliun.Kepala Pusat Komunikasi PU Waskito Pandu mengatakan dari total anggaran itu yang mendapat jatah paling besar adalah infrastruktur jalan yang mencapai Rp39 triliun.Jalan nasional yang menjadi tanggung jawab PU ialah 38.000 km. Kondisi jalan nasional ini berdasarkan data tahun 2004 yang dalam keadaaan baik berjumlah 87%."Kementerian PU menargetkan sampai akhir tahun 2014 jalan yang baik itu meningkat menjadi 94%” ujarnya, Jumat (14/9/2012).Pandu mengatakan pengerjaan jalan adalah sesuatu yang vital sehigga semua jalan masuk dalam prioritas pengerjaan.Jika di daerah belum berkembang, jalan menjadi salah satu sarana mempercepat perkembangan dan pertumbuhan. Sebaliknya jika daerah itu sudah berkembang ada kebutuhan besar layanan jalan transportasi."Sehingga semua jalan mempunya prioritas yang sama” ujarnya.Selain jalan, yang mendapat alokasi anggaran besar lainnya ialah Dirjen Sumber Daya Air (SDA) yang bertugas menyediakan air baku.Berdasarkan data kementerian PU Dirjen SDA tahun 2012 mendapat alokasi dana sebesar Rp16,4 triliun, menyusul Cipta Karya 12,8 triliun. (ra)


Source : Thomas Mola

Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Berlangganan ePaper Bisnis dan Indonesia Business Daily bisa dengan PayPal. Klik disini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.