Minggu, 21 Desember 2014

UKM: Butuh 4,76 Juta Wirausaha Untuk Gerakkan Perekonomian

Editor Sabtu, 13/10/2012 11:46 WIB

JAKARTA: Indonesia masih membutuhkan sekitar 4,76 juta orang wirausahawan baru dengan beragam keahlian untuk menggerakkan perekonomian nasional.Jumlah tersebut sekitar 2% dari sedikitnya 238 juta orang penduduk agar Indonesia dapat berdaya saing tinggi dan membuka lapangan kerja baru.Menurut Menakertrans Muhaimin Iskandar, jumlah penduduk Indonesia yang berprofesi sebagai wirausaha saat ini masih terbilang minim.Bahkan, lanjutnya, jumlah penduduk yang berwirausaha itu baru mencapai 0,18% dari total penduduk nasional sebanyak 238 juta orang."Jadi, semua elemen pemerintah berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas kewirausahaan di Tanah Air untuk merealisasikan target tersebut," ujarnya, Sabtu (13/10).Muhaimin menuturkan wirausaha menjadi satu pilar ekonomi nasional yang tangguh menghadapi krisis ekonomi global, sekaligus solusi mengurangi kemiskinan dan menyerap pengangguran.Dia mencontohkan Kemenakertrans berkomitmen menggelar pelatihan wirausaha di 33 provinsi seluruh Indonesia dengan target sesuai rencana pembangunan jangka menengah 2010-2014 ada 40.000 orang wirausaha baru.Selama ini, lanjutnya, bidang wirausaha teruji kehandalannya di tengah krisis ekonomi 1998 dan mampu bertahan tanpa tergantung kondisi moneter internasional."Para pelaku wirausaha ini menjadi ujung tombak sektor UMKM dan Koperasi yang mampu menciptakan lapangan kerja baru," ungkapnya.Muhaimin menuturkan pertumbuhan perekonomian Indonesia pada 2011 mencatat angka pertumbuhan tertinggi 6,5%.Hal ini merupakan satu bukti keberhasilan kelompok UMKM dan koperasi yang dilandasi jiwa wirausaha."Hampir 98% pelaku bisnis di Indonesia tergolong kelompok UMKM maka kekuatan menumbuhkan kelompok usaha ini harus menjadi prioritas pembangunan nasional," tuturnya. (arh)

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...