Kamis, 24 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

SIDOMUNCUL: Perkuat Bisnis Jamu, Buka Klinik Herbal Di Kota Besar

Editor   -   Rabu, 12 Desember 2012, 16:08 WIB

BERITA TERKAIT

MALANG—PT Sidomuncul ancang-ancang membuka klinik herbal di kota-kota besar di Indonesia pada 2013 untuk memperkuat bisnis jamu perusahaan tersebut.

Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat mengatakan untuk mempersiapkan pengoperasian klinik herbal tersebut pihaknya juga memberikan pelatihan kepada dokter yang berminat.

“Secara ketentuan medis pendirian klinik herbal legal. Sudah ada UU dan Permenkes yang menaunginya,”  ujarnya  di sela-sela pelaksanaan operasi katarak di RS Lapangan Yonkes 2/Kostrad di Malang, Rabu (12/12).

Untuk bakti sosial di Malang, PT Sidomuncul bekerja sama dengan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia, Kodam V/Brawijaya, Kostrad, dan Klinik Matra Malang mengoperasi 176 mata penderita buta katarak.

Sampai 10 Desember Sidomuncul bekerja sama dengan Perdami telah mengoperasi 12.570 penderita buta katarak dan sampai akhir 2012 diprediksikan mencapai 12.900 pasien.

Kota-kota besar dimaksud seperti Semarang, Jakarta, Surabaya, dan Malang. Pada 2013, setidaknya dapat didirikan 4 unit klinik herbal.

Menurut Irwan, potensi tumbuhan obat yang diolah menjadi bubuk ekstrak obat herbal cukup banyak untuk memasok klinik herbal. Contohnya daun sirsak dipercaya mujarab untuk menyembuhkan prostat.

Mengacu ketentuan, maka obat herbal yang dipasok merupakan obat-obatan tunggal. Contohnya kunyiat daun sirsak dan lainnya.

Keunggulan lainnya, obat herbal relatif aman dari efek samping sehingga sangat aman untuk dikonsumsi. (k24/if) 


Source : Choirul Anam

Editor :

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.