Senin, 22 Desember 2014

INDUSTRI PUPUK : Konsorsium Rekayasa Industri & Toyo Engineering Garap Proyek Pusri II-B

Muhamad Arsyad Paripurna Jum'at, 14/12/2012 18:03 WIB

JAKARTA: PT Pupuk Sriwidjaja Palembang menandatangani kontrak proyek Pusri II-B dengan konsorsium PT Rekayasa Industri dan Toyo Engineering Corporation.Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Musthofa, Presiden Direktur PT Rekayasa Industri M Ali Suharsono, dan Representative Director Toyo Corporation Hideki Siinoki, di Kantor Pusri Perwakilan Jakarta, Jumat (14/12).Pembangunan pabrik Pusri II-B ini akan mengganti pabrik Pusri II menggunakan teknologi KBR Purifier Technology untuk pabrik amonia dan teknologi Aces 21 milik Toyo dan Pusri sebagai co-licensor untuk pabrik urea."Guna meningkatkan efisiensi, daya saing, dan kesinambungan usaha, kami melaksanakan proyek pembangunan pabrik Pusri II-B untuk mengganti pabrik Pusri II yang sudah tidak efisien," katanya di sela-sela penandatanganan kontrak di Kantor Pusri Perwakilan Jakarta, Jumat (14/12/2012).Adapun kapasitas pabrik amonia mencapai 2.000 ton per hari atau 660.000 ton per tahun dan urea sebanyak 2.750 ton per hari atau 907.500 ton per tahun.Dengan digantinya pabrik Pusri II yang memiliki kapasitas 450.000 ton per tahun, maka kapasitas produksi akan bertambah 457.500 ton per tahun dan total menjadi 2,61 juta ton per tahun jika pabrik Pusri II-B mulai beroperasi.PT Rekayasa Industri sebagai pemimpin konsorsium dalam pembangunan pabrik Pusri II-B, merupakan perusahaan EPC nasional yang telah track records dalam pembangunan industri fertilizer di Tanah Air dan regional.Lebih dari 9 pabrik pupuk nasional berhasil dibangun oleh PT Rekayasa Industri.(bas)

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...