Minggu, 26 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

CETAK SAWAH BARU: Hanya Diprogramkan 65.000 Hektare Pada 2013

Yeni H. Simanjuntak   -   Senin, 17 Desember 2012, 21:43 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA : Program cetak sawah baru pada tahun depan hanya 65.000 hektare, dengan anggaran sekitar Rp650 miliar atau turun dibandingkan dengan tahun ini yang mencapai 100.000 ha.Biaya cetak sawah baru Rp10 juta per ha. Penurunan target cetak sawah baru pada tahun depan itu disebabkan keterbatasan anggaran.Direktur Perluasan dan Pengolahan Lahan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Tunggul Imam Panudju mengatakan selain cetak sawah baru, untuk meningkatkan produksi padi, pemerintah juga membuat program  system rice intencification (SRI) atau sistem intensifikasi penanaman padi pada tahun depan seluas 150.000 ha, sedangkan optimalisasi lahan sawah seluas 250.000 ha."Untuk cetak sawah baru itu dari lahan milik negara dan lahan petani, sedangkan program SRI dan optimalisasi lahan seluruhnya lahan milik petani," ujarnya, Senin (17/12/2012).Program optimalisasi lahan sawah dan program intensifikasi, katanya, dapat meningkatkan produktivitas padi sebesar 1,5-2 ton per ha.Dia menjelaskan cetak sawah baru itu untuk mengimbangi konversi lahan pertanian. Data Badan Pusat Statistik mencatat alih fungsi lahan pertanian untuk kepentingan lainnya selama 2002-2010 rerata 56.000-60.000 ha per tahun. Namun, beberapa pihak menyebutkan konversi lahan pertanian mencapai 100.000 ha per tahun.Pemerintah belum memiliki data terbaru tingkat konversi lahan pertanian sejak 2010 sampai sekarang.Cetak sawah baru pada tahun ini seluas 100.000 ha dan sudah terealisasi 92% atau 92.000 ha.Sementara itu, program SRI pada tahun ini, katanya, seluas 60.000 ha, sedangkan optimalisasi lahan sawah 200.000 ha. (bas)


Editor : Aang Ananda Suherman

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.