Selasa, 02 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Indonesia Krisis Air Baku, Tingkat Pengelolaan Rendah Meski Kaya Sumbernya

Dimas Novita Sari   -   Kamis, 21 Maret 2013, 16:23 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA--Pengelolaan air baku di Tanah Air terbilang rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain, padahal  potensi air baku di Indonesia sangar besar.

Kementerian Pekerjaan Umum mencatat potensi air baku di Indonesia saat ini sebesar 3,9 triliun m3, akan tetapi hanya ± 14 milyar m3 atau ± 57 m3 perkapita air baku yang dapat dikelola melalui reservoir (waduk), sementara itu, Thailand sudah mencapai 1.277 m3 perkapita.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Kamis (21/3), permasalahan dan tantangan pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) antara lain menurunnya daerah resapan dan kemampuan penyediaan air dari sumber air.

Degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS), tingginya alih fungsi lahan, berkembangnya daerah permukiman dan industri juga semakin mengancam kapasitas lingkungan dalam menyimpan dan menyediakan air.

Selain itu, suplai air baku kian berkurang akibat menurunnya debit pada sumber air dan tingginya laju sedimentasi pada tampungan air.

Kondisi tersebut diperparah dengan kualitas Operasional & Pemeliharaan yang rendah. Di sisi lain, kebutuhan air baku semakin tinggi akibat pesatnya pertumbuhan penduduk, berkembangnya aktivitas manusia, dan tidak efisiennya pola pemanfaatan air.

Pencemaran air, juga memperburuk kualitas air. Akses terhadap air baku untuk rumah tangga dan industri yang masih rendah  menjadi faktor lain untuk eksplorasi air tanah yang berlebihan sehingga menyebabkan land subsidence dan intrusi air laut , seperti terjadi di Jakarta, Bandung, dan Semarang.

Pada Hari Air Dunia yang akan diperingati besok, 22 Maret 2013, pemerintah berharap pengelolaan sumber daya air dapat dilakukan dengan benar sesuai dengan tantangan dan karakteristik tersendiri. Antara lain seperti tidak meratanya pembagian air di beberapa wilayah di Indonesia dan siklus hidrologi yang sangat kompleks.

Peringatan HAD 2013 akan diisi dengan berbagai kegiatan antara lain Kampanye Hari Air Dunia di Bundaran HI (22/3); Pameran, Seminar dan Lokakarya (7-9/5); pembersihan situ – situ dan Gerakan masyarakat penanaman mangrove dan irigasi tambak partisipatif.


Editor : Other

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.