Selasa, 02 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Lotte Mart Buka Hypermarket di Solo & Medan

Yusran Yunus   -   Minggu, 31 Maret 2013, 11:33 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA-Manajemen Lotte Mart, berencana akan memperluas lokasi hypermarketnya di lebih dari 20 tempat di Indonesia pada 2015. Saat ini sudah ada 10 toko ritail yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Makassar.

“Tahun ini juga kami akan menambah dua toko lagi, di Solo dan Medan,” kata Donny S. Handoko, Commercial Director PT Lotte Mark Indonesia, ketika ditemui di Lotte Mall Bintaro.

Dia mengatakan prospek hypermarket di Indonesia masih bagus. Ini terbukti dengan Lotte Mart yang terus bertambah setiap tahunnya sejak dibuka pada 2010 lalu.

 “Kami menargetkan pada 2015 nanti, lebih dari 20 toko ritail Lotte Mart yang beroperasi ,” tuturnya.

Menurut Donny, manajemennya memiliki dua konsep toko. Yakni, Lotte Mart berupa hypermarket (di dalam mal) yang dikelola oleh PT Lotte Mart Indonesia. Kedua, toko wholesale berupa gerai independen yang profesional berada di luar mal, yang dikelola oleh PT Lotte Shopping  Indonesia.

Saat ini, untuk Lotte Mart wholesale sudah tersebar di 22 gerai di seluruh Indonesia. Konsep toko yang satu ini lebih banyak melayani pelanggan grosiran dan pedagang kakilima.

Dia menjelaskan untuk merangsang masyarakat datang ke hypermarket, ada beberapa program yang dibuat. Misalnya program membership yang saa ini sudah memiliki sedikitnya 700.000 anggota yang tersebar di Jabodetabek.

Lotte Mart Hypermarket, paparnya, menjadi pilihan tempat belanja yang mengedepankan kenyamanan berbelanja, dengan beragam pilihan produk yang berkualitas dan harga kompetitif.

Saat ini toko ritel modern yang berasal dari Korea itu, sudah memiliki sebanyak 244 toko yang tersebar di Korea, China, Indonesia dan Vietnam.


Source : Rahmayulis Saleh

Editor : Other

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.