Jum'at, 01 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Marga Sedaya Cairkan Pinjaman Rp8,75 Triliun Pada April 2013

Dimas Novita Sari   -   Minggu, 31 Maret 2013, 07:33 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA-PT Lintas Marga Sedaya, pemegang konsensi tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) akan mencairkan dana pinjaman dari sindikasi bank senilai Rp8,75 triliun pada April 2013 menyusul segera dilakukannya proses konstruksi.

Direktur Lintas Marga Sedaya (LMS) Steve Ginting mengatakan jika sertifikasi kebutuhan pembiayaan dari kontraktor sudah keluar maka perusahan baru bisa mengajukan pencairan dana.

"Rencananya pada bulan depan sertifikat dari kontraktor akan keluar sehingga kami bisa mengajukan pendanaan kepada bank. Hingga saat ini kami belum mengetahui berapa besarannya untuk tahap awal," katanya.

Menurutnya, pinjaman sebesar Rp8,75 triliun itu akan dicairkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan kontraktor. Adapun skema penyaluran dananya adalah 30% ekuitas perusahaan dan 70% pinjaman bank dari total kebutuhan.

Sementara itu, facility agent dari sindikasi bank tol sepanjang 116 km tersebut yakni Bank Central Asia dan Bank DKI.Saat ini, perseroan sedang melakukan proses awal konstruksi yang dilaksanakan sejak Februari lalu.

"Masih pada proses land clearing dan cut and field yang  akan kami fokuskan hingga akhir bulan ini mengingat hujan yang terus turun sehingga cukup menganggu percepatan proses tersebut".

Dia mengemukakan pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh PT Karabha Griya Mandiri dan PT Nusa Raya Citra secara serentak dengan masa waktu pembangunan selama 30 bulan dengan kebutuhan dana sebesar Rp8 triliun.


Source : Dimas Novita Sari

Editor : Other

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.