Sabtu, 01 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

TIKET KRL BERBASIS JARAK: Pemerintah Jamin Tarif tak Naik

Henrykus F. Nuwa Wedo   -   Senin, 08 April 2013, 19:57 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Perhubungan menyatakan penetapan tarif kereta rel listrik lintas Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi berdasarkan jarak stasiun tidak akan melebih tarif yang diterapkan saat ini.

Dirjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan menjelaskan rencana PT KAI Commuter Jabodetabek untuk menerapakan harga tiket berdasarkan stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan sesuai prinsip keadilan.  

“Penetapan  tarif nanti lebih dekat lebih murah yang jauh tidak melebihi dari tarif  yang berlaku. Misalnya Bogor-Jakarta maksimum tetap Rp9.000 tidak mungkin Rp10.000,” ujarnya hari ini, Senin (8/4/2013).

Tundjung juga menjelaskan pihaknya saat ini sedang mengkaji opsi pemberian subsidi bagi masyarakat yang tidak mampu dalam menggunakan kereta rel listrik.

Dia menambahkan dalam waktu dua minggu ke depan pihaknya akan menetapkan mekanisme pemberian subsidi bagi penumpang kereta rel listrik yang tidak mampu.

Pemberian subsidi, imbuhnya, akan diberikan sesuai selisih tarif bagi penumpang KRL yang tidak mampu.

Syarat pemberian subsidi yang saat ini sedang dikaji antara lain menyertakan kartu keluarga miskin, kartu sehat dan kartu pintar.

Menurutnya sistem e-tiketing sesuai rencana PT Kereta Api Indonesia  akan diterapkan pada Juni 2013. 


Source : Henrykus F. Nuwa Wedo

Editor : Other

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.