Selasa, 23 Desember 2014

TIKET KRL BERBASIS JARAK: Pemerintah Jamin Tarif Tak Naik

Henrykus F. Nuwa Wedo Senin, 08/04/2013 19:57 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Perhubungan menyatakan penetapan tarif kereta rel listrik lintas Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi berdasarkan jarak stasiun tidak akan melebih tarif yang diterapkan saat ini.

Dirjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan menjelaskan rencana PT KAI Commuter Jabodetabek untuk menerapakan harga tiket berdasarkan stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan sesuai prinsip keadilan.  

“Penetapan  tarif nanti lebih dekat lebih murah yang jauh tidak melebihi dari tarif  yang berlaku. Misalnya Bogor-Jakarta maksimum tetap Rp9.000 tidak mungkin Rp10.000,” ujarnya hari ini, Senin (8/4/2013).

Tundjung juga menjelaskan pihaknya saat ini sedang mengkaji opsi pemberian subsidi bagi masyarakat yang tidak mampu dalam menggunakan kereta rel listrik.

Dia menambahkan dalam waktu dua minggu ke depan pihaknya akan menetapkan mekanisme pemberian subsidi bagi penumpang kereta rel listrik yang tidak mampu.

Pemberian subsidi, imbuhnya, akan diberikan sesuai selisih tarif bagi penumpang KRL yang tidak mampu.

Syarat pemberian subsidi yang saat ini sedang dikaji antara lain menyertakan kartu keluarga miskin, kartu sehat dan kartu pintar.

Menurutnya sistem e-tiketing sesuai rencana PT Kereta Api Indonesia  akan diterapkan pada Juni 2013. 

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...