Rabu, 26 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

RENOVASI MASJIDIL HARAM: Waskita Ditunjuk Sebagai Kontraktor

Thomas Mola   -   Rabu, 10 April 2013, 16:28 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA- PT Waskita Karya Tbk terus melebarkan sayap usaha dengan mengerjakan proyek renovasi Masjidil Haram, salah satu masjid terbesar di Arab Saudi. Waskita dalam proyek itu bertindak sebagai kontraktor.

Direktur Utama Waskita Karya M Choliq mengungkapkan pengerjaan renovasi masjid tersebut akan dimulai dalam waktu dekat ini setelah musim haji selesai.

"Nilai kontraknya saya tidak ingat tapi lumayan. Kita akan kerjakan bertahap dan merupakan proyek jangka panjang 5-10 tahun ke depan," ujarnya ketika ditemui di DPR, Jakarta, Rabu (10/4).

Ia menjelaskan pengerjaan proyek tersebut digarap bersama mitra lokal di Arab Saudi yakni Bin Laden Group. Dalam rencana mesjid itu akan dibuat bertingkat untuk menampung jemaat haji.

Proyek itu baru didapat tahun ini dan akan dikerjakan secara berlajut karena masjid tersebut sering digunakan ketika musim haji. Sehingga pengerjaan hanya dapat dilakukan ketika sebelum dan sesudah musim haji.

Choliq juga menyatakan perusahaan juga akan menyasar pasar luar negeri. Namun ia enggan menyebutkan proyek-proyek yang disasar. Sejauh ini Waskita telah menggarap beberapa proyek di Timur Tengah dan proyek jalan di Timor Leste.

"Kalau yang diincar saya belum bisa ungkapakan," jelasnya. (if)


Editor : Ismail Fahmi

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.