Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PELABUHAN KALIBARU: PSA ikuti tender proyek terminal 2 dan 3

Vega Aulia Pradipta   -   Jum'at, 12 April 2013, 01:49 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, SINGAPURA--PSA International (Port of Singapore Authority) menjadi salah satu peserta tender pembangunan proyek terminal 2 dan 3 pelabuhan Kalibaru New Priok, yang diselenggarakan oleh PT Pelindo II (Persero).

Direktur Utama Pelindo II RJ Lino mengatakan ada 18 perusahaan yang ikut serta dalam tender pembangunan proyek kedua terminal tersebut.

"PSA salah satunya. Kami perkirakan pemenangnya bisa diumumkan September mendatang," ujarnya di Singapura, Kamis malam (11/4/2013).

Lino mengatakan selain PSA, perusahaan berkelas dunia lainnya seperti dari Dubai dan China, juga bersaing mengikuti tender tersebut. Menurutnya, ada peserta tender yang mengikuti tender terminal 2 atau 3 saja, ada juga yang mengikuti tender keduanya sekaligus.

Sebelumnya, Pelindo telah memilih Mitsui sebagai pemenang tender proyek terminal 1 Kalibaru. Lino mengatakan dalam tender tersebut, pihaknya tidak mengundang PSA karena dalam proyek tersebut dibutuhkan perusahaan yang juga memiliki kapal besar.

Mitsui akan bertindak sebagai mitra kerja untuk pembangunan, pendanaan, dan pengoperasikan terminal kontainer 1, serta harus membawa kapal berkapasitas besar hingga 8.000 TEUs.

"Sedangkan, PSA hanya jasa kontainer, dia ngga punya perusahaan pelayaran. Tapi dia perusahaan berkelas dunia. Yang di Singapura ini salah satunya saja, dia juga mengoperasikan pelabuhan di negara-negara lain hingga di Amerika Latin," tambah Lino.  (ra)


Editor : Rustam Agus

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.