Sabtu, 02 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

ANGKUTAN TRUK: Organda Desak Pemerintah Atur Ukuran Truk

Berliana Elisabeth   -   Rabu, 17 April 2013, 15:03 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM,JAKARTA-- Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan atau Organda mendesak pemerintah untuk membuat kebijakan baru soal jenis-jenis kendaraan besar terkait semakin banyaknya truk berukuran melebihi dimensi atau tidak sesuai standar.

Ketua Departemen Moda Angkutan Barang Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Andre Silalahi mengatakan soal ukuran truk yang tidak sesuai tipe atau melebihi dimensi memang sudah banyak yang beroperasi di jalanan.

"Pemerintah harus membuat kebijakan baru untuk jenis-jenis kendaraan besar, misalnya, panjangnya, tingkatnya dan tonasenya. "Saat ini belum ada kebijakan baru soal ukuran melebihi dimensi," tutur Andre kepada Bisnis hari ini, Rabu (17/4/2013).

Dia menambahkan ukuran dimensi truk yang lebih panjang dan lebih tinggi ini merusak persaingan usaha. Konsumen lebih suka, cost (biaya) per unit lebih kecil.

"Nah, untuk ukuran truk yang melebihi dimensi ini, bagaimana saat uji KIR, kok Perhubungan Darat bisa kasih izin, saya belum tahu, apakah ini sudah diizinkan atau dilegalkan. Setahu saya, aturan mainnya tidak ada. Ketika ada yang keluar dari jenis berbeda, apakah sudah diatur," katanya.

Kasubag Humas Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Zainal Arifin mengatakan perhubungan darat tidak pernah beri izin ukuran yang melebihi dimensi.

"Kalau ternyata banyak truk dijalan yang melebihi dimensi, itu muncul karena industrinya sendiri, misalnya ada pesanan pemilik barang," tuturnya.

Dia menambahkan bagi truk yang melebihi dimensi seharusnya tidak bisa diuji KIR sebelum disesuaikan dengan ukuran standar. "Kalau ternyata banyak yang jalan, bisa jadi mereka dapat bukti KIR palsu, harus diinvestigasi di lapangan dan perlu peranan polisi," tuturnya.

Uji KIR ini, lanjut Zainal, secara operasional diserahkan kemasing-masing dinas di propinsi, sedangkan dari sisi standar teknis, masih harus dari Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub.

Soal truk melebihi dimensi ini dikeluhkan pengusaha kapal penyeberangan atau Roro karena mengurangi muatan kapal sekitar 30%.



Editor : Sutarno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.