Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

EKSPANSI PABRIK: PT Tiga Pilar Incar 5% Pangsa Pasar Nasional

M. Taufiqur Rahman   -   Kamis, 18 April 2013, 04:03 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA --- PT Tiga Pilar Sejahtera tbk, Perusahaan yang bergerak di industri pengolahan makanan tersebut, memiliki ambisi menguasai 5% pangsa pasar produk olahan pertanian nasional.

Untuk mewujudkan niat tersebut, perusahaan ini akan membangun pabrik baru di Sragen, Jawa Tengah dengan kapasitas produksi dua kali lipat dari pabrik yang saat ini ada di Karawang.

“dalam lima tahun kedepan, PT Tiga Pilar Sejahtera memang menargetkan mampu menguasai 5% pangsa pasar nasional, oleh karena itu pabrik baru yang akan berdiri di Sragen ini memiliki kapasitas dua kalinya yang ada di karawang, yaitu 40.000 ton per bulan,” jelas Adhi S Lukman, selaku juru bicara PT Tiga Pilar Sejahtera ketika konferensi pers di lokasi pabrik Karawang.

Realisasi pabrik tersebut ditarget akan selesai sebelum akhir tahun ini, dengan konsep pabrik yang lebih modern. Untuk itu, perusahaan ini telah mengeluarkan investasi sebesar Rp.300 Miliar.

“kami telah berinvestasi sekitar RP.300 Miliar untuk membangun pabrik di Sragen ini,” kata Adhi yang juga sebagai Ketua Komite Tetap Pengembangan Industri primer Pertanian Kadin, Rabu (17/4/2013)

Selain di Jawa Tengah, PT Tiga Pilar Sejahtera akan berekspansi ke wilayah Jawa Timur, Jember merupakan salah satu target perusahaan ini.

Tak cukup sampai disitu, PT ini juga berencana mengembangkan sayap bisnisnya keluar pulau Jawa, seperti Makasar yang ada di Sulawesi.


Editor : Endot Brilliantono

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.