Minggu, 21 Desember 2014

AGRIBISNIS: Berdayakan TKI Purna, BNP2TKI Gandeng IPB

Herry Suhendra Rabu, 24/04/2013 10:28 WIB

BOGOR: Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaha Kerja Indonesia (BNP2TKI) menandatangani nota kesepahaman  dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Ruang Sidang Rektor Gedung Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga.

 Kerjasama dijalin tentang usaha produktif  bidang agribisnis bagi TKI purna dan keluarganya meliputi identifikasi lahan, pembinaan dan pendampingan usaha produktif, pemasaran hasil usaha, pelatihan.

 Kesempatan ini digunakan IPB untuk dapat membuktikan konsep, model atau inovasi yang seringkali tidak dapat diwujudkan karena ketidakmampuannya dalam menemukan potensi pendanaan.

 “Kesempatan ini akan di awali dengan langkah yang penting untuk sama-sama menyambung dan mempertemukan antara kekuatan dana (dari TKI), potensi lahan, potensi SDM bahkan pasar dalam negeri yang luar biasa,” kata  Rektor IPB Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto MSc dalam siaran pers IPB hari ini, Rabu (24/4/2013).

 Jadi kita seharusnya tidak impor produk pangan yang bisa kita tanam sendiri, dana masih ada dari TKI, lahan ada, pertanyaannya formatnya seperti apa? Inovasi, model, sistem pengelolaan dan pendekatan yang efektif nantinya dapat berguna bagi masyarakat,” ujar Rektor  Herry Suhardiyanto.

 Sementara itu Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat menyatakan bahwa pendapatan para TKI ini per bulan rata-rata Rp10 juta. Jika lama kerjanya mencapai 5 tahun, pendapatannya mencapai Rp 600 juta.

 “Keluhan mereka (TKI) : Pak Jumhur, uang kami itu banyak, tapi kalau pulang uang kami itu habis. Tolong kami pak,” ujar salah satu TKI mewakili 36.000 TKI lainnya sewaktu bertemu dengan Jumhur Hidayat di Korea beberapa waktu lalu.

 “Dari Rp 600 juta itu, misalnya mereka gunakan untuk hura-hura setidaknya mereka akan membawa pulang Rp 300 juta. Kalikan dengan 36.000 TKI dan diinvestasikan untuk pertanian dengan dukungan IPB. Inikan dahsyat! Semoga niat baik kita ini mendapatkan ridho dari Yang Maha Kuasa” ujar Jumhur.  

 “Mereka punya dana dan punya hasrat untuk mengubah nasib. Ada pasar ada lahan. Oleh karenanya saya mencoba menghubungkan TKI-TKI purna yang memiliki dana dengan IPB untuk diarahkan agar dana yang mereka miliki bisa bermanfaat bagi mereka,” tambahnya.

 

 

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...