Kamis, 02 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

AKSES INTERNET: Bandwith PLIK Bakal Dinaikkan

Ismail Fahmi   -   Senin, 29 April 2013, 18:21 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana menaikkan kecepatan akses Internet progam Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) dan Mobil PLIK (MPLIK) yang tersebar di berbagai daerah.

Bandwith saat ini yang baru mencapai 256 kbps bakal dinaikkan menjadi 512 kbps. Staf Perencanaan dan Pengembangan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Fitra Haris mengatakan rencana tersebut saat ini masih dikaji. Rencana itu muncul sebagai respons atas evaluasi tahun lalu.

Menurutnya hal penting yang harus diperhatikan adalah kesiapan dana dari pemerintah. Pihaknya juga masih melakukan perhitungan baik dari segi harga maupun teknis.

“Sesuai kontrak kan 256 kbps, kalau itu masuk dalam penambahan pekerjaan bisa kapan saja. Ada koreksi aritmatik harga. Berapa harga teknologi harus dikaji dahulu, harus komunikasi dengan operator juga,” ujarnya di Jakarta, Senin (29/4).

Dia mengatakan kondisi PLIK di setiap daerah beragam. Dia menegaskan kebutuhan paling utama adalah ketersediaan akses. “Kecepatan menyusul. Tahun ini saya rasa ada kemungkinan tapi belum pasti.”

Fitra tidak menampik PLIK MPLIK saat ini tengah disorot lantaran sejumlah kendala yang terjadi.

Dia mengatakan kendala yang dihadapi di lapangan antara lain lambatnya kecepatan akses dan masih banyak pengelola yang belum bisa menangani saat terjadi gangguan. Hal itu kerap memicu jaringan off selama beberapa waktu. (if)


Source : Galih Kurniawan

Editor : Ismail Fahmi

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.