Sabtu, 20 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

GOLDEN TULIP GROUP: Lima Hotel Segera Dibangun

Anne Rufaidah   -   Jum'at, 03 Mei 2013, 19:17 WIB

BERITA TERKAIT

BANDUNG— Golden Tulip Group, anak perusahaan hotel internasional terkemuka Starwood, akan membuka 5 hotel di Indonesia pada 2015, untuk menangkap peluang besar industri pariwisata.

Vice President Marketing Golden Tulip Group Shaun Hammond mengatakan perluasan pembangunan hotelnya di Indonesia yang rata-rata hotel berkelas bintang tiga sampai lima.

“Indonesia memiliki potensi besar di industri pariwisata terutama perhotelan. Kami akan mengembangkan lima bisnis properti dan salah satunya pengembangan hotel bintang lima,” katanya kepada Bisnis, Jumat (3/5/2013).

Pada 2014 Golden Tulip Group akan membuka lima hotel, yakni satu hotel di Bandung, dua hotel di Solo, dan dua hotel di Bali.

Vice President Golden Tulip Group Indonesia Erick Herlangga mengatakan Kota Bandung masih memiliki kebutuhan hotel yang sangat tinggi.

Golden Tulip Group menargetkan Bandung sebagai destinasi baru di bidang MICE terutama untuk menggenjot okupansi hotel-hotelnya di akhir pekan. Pengoperasian hotel di Bandung akan menyerap lapangan pekerjaan baru 2.000-3.000 orang.

"Kami optimistis dengan membuka sebanyak mungkin hotel dan strategi okupansi yang tepat agar bisa meningkatkan pendapatan,” ujarnya.

Pada 2014 CEO Golden Tulip Group Hans Kennedie akan berkunjung ke Indonesia untuk melakukan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam pengembangan industri pariwisata dan perluasan hotelnya. (mfm)


Editor : Fatkhul Maskur

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Berlangganan ePaper Bisnis dan Indonesia Business Daily bisa dengan PayPal. Klik disini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.