Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PEMANFAATAN INFRASTRUKTUR: Peran masyarakat dibutuhkan

Dimas Novita Sari   -   Minggu, 05 Mei 2013, 10:01 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA--Peran masyarakat dalam pembangunan infrastruktur dan pemanfaatanya mutlak diperlukan, mengingat pembangunannya menggunakan anggaran negara yang perlu dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri PU Djoko Kirmanto dalam pertemuan paguyuban Jawa Tengh Se-Jabotabek. Dia menghimbau agar para anggota dan masyarakat dapat menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

Selain itu, lanjutnya, pengelolaan tata ruang juga penting, demi keberlanjutan kehidupan anak cucu ke depan.

"Ruang kita terbatas. Penduduk terus bertambah sehingga pemanfaatan ruang sebaiknya dilakukan dengan baik," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/5).

Oleh karena itu, ujar Djoko, rencana tata ruang nasional, provinsi dan kabupaten/kota agar segera disusun dan dibakukan dalam Perda sehingga pemanfaatan kawasan lindung dan kawasan budidaya dapat dikembangkan dan dilaksanakan dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Pemprov Jateng di Jakarta Kusdarminto menyampaikan perekonomian di Jawa Tengah meningkat.

Adapun indikatornya antara lain peningkatan pertumbuhan ekonomi pada 2008 sebesar 3,9% dan pada 2012 mencapai 6,8%. Jumlah tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 6,23%.

Selain itu, ketahanan pangan Jateng semakin kuat di Indonesia yang saat ini mencapai 2,98 juta ton. Peningkatan tersebut tentu saja menurunkan jumlah kemiskinan dan pengangguran di wilayah Jateng. (if)


Editor : Ismail Fahmi

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.