Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PERKOPERASIAN: Unit Simpan Pinjam Didorong Menjadi Koperasi Simpan Pinjam

Mulia Ginting Munthe   -   Selasa, 07 Mei 2013, 21:50 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA-Induk Koperasi Pertanian mengimbau gerakan koperasi bisa menerima implementasi Undang-Undang Perkoperasian Nomor 17 Tahun 2012 yang mewajibkan unit simpan pinjam koperasi bertransformasi menjadi koperasi simpan pinjam.

Ketua Umum Induk Koperasi Pertanian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Benny Kusbini, mengatakan, undang-undang koperasi mengamanatkan hal itu karena kondisi koperasi simpan pinjam (KSP) di Indonesia memang banyak terkungkung masalah.

”Diantaranya KSP ada yang melarikan dana anggota sebagai debitornya. Oleh karena itu Unit simpan pinjam (USP) koperasi harus diarahkan menjadi KSP professional dalam upaya mengeliminir peristiwa semacam itu,” katanya kepada Bisnis, Selasa (7/5/2013).

Dia meminta pengelola koperasi serba usaha maupun koperasi lain yang memiliki USP, segera merealisasi perintah UU agar USP menjadi KSP. Selain itu, KSP wajib dikelola secara profesional sehingga mampu mengemban misinya sebagai penyedia jasa pembiayaan.
 
Mantan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri pada Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) itu menilai secara pribadi memandang positif perintah UU itu. Sebab, jika KSP yang lahir dikelola secara profesional, bisa bermanfaat memperkuat permodalan pelaku usaha sektor riil.(yus)


Editor : Yusran Yunus

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.