Sabtu, 29 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

TOL TANGERANG-MERAK: 3 Kontraktor Garap Proyek Pelebaran

Dimas Novita Sari   -   Rabu, 08 Mei 2013, 19:35 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA--PT Marga Mandalasakti (MMS) telah menunjuk 3 operator untuk menggarap proyek  pelebaran tol Tangerang-Merak sepanjang 7 km di kedua lajurnya yakni PT Jaya Konstruksi, PT Pembangunan Perumahan Tbk, dan PT Adhi Karya Tbk.

Direktur Teknik dan Operasi MMS Sunarto Sastrowiyoto mengatakan ketiganya memnangkan tender karena metode pengerjaan yang diajukan dinilai paling efektif.

"Dari dokumen yang diajukan mereka yang paling sesuai, dan masing-masing  mendapatkan satu paket dengan nilai rata-rata paket Rp120 miliar," katanya saat dihubungi Bisnis hari ini, Rabu (8/5/2013).

Seperti yang diketahui, MMS akan melebarkan 7 meter di kedua sisi dari Km 31,50 – Km 38,75.

Sunarto menjelaskan pelebaran ini akan dilakukan pada bahu luar jalan tol dan median jalan sehingga nantinya akan ada 3 lajur dari sebelumnya hanya 2 lajur.

Kebutuhan penambahan lajur, lanjutnya, dikarenakan rasio kapasitas kendaraan per jalan sudah mencapai 80%. Saat ini satuan mobil penumpang sudah mencapai 3.700 per jam, yang sudah melebihi rasio 80%.

Adapun pengerjaannya, ujar Sunarto, ditargetkan akan selesai dalam masa 330 hari, danpengerjaannya sudah dimuali sejak awal Mei.

Dengan ditambahnya lajur tol tersebut, maka, perusahaan mengestimasikan lalu lintas harian rata-rata (LHR) tol tersebut dapat mencapai 150.000 kendaraan per hari. Saat ini LHR tol Tangerang-Merak sudah mencapai 109.000 kendaraan.


Editor : Sutarno

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.