Minggu, 31 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

EKSPOR PERDANA CPO Melalui PLB Badau ke Malaysia Timur Diresmikan

Editor   -   Minggu, 12 Mei 2013, 12:11 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, KAPUAS HULU, Kalbar--Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi meresmikan pengiriman ekspor perdana CPO melalui Pos Lintas Batas (PLB) Badau Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menuju negara bagian Sarawak, Malaysia Timur, Sabtu (11/5/2013).

Dia mengatakan dengan dibukanya PLB Badau, membuat jarak tempuh transportasi ekspor bisa dicapai dengan waktu dan biaya yang lebih efisien.

Menurutnya, dengan dimulainya kegiatan ekspor di PLB Badau ini, diharapkan akan mendorong pengembangan dunia usaha serta berkontribusi pada percepatan pertumbuhan yang ada di wilayah itu pada umumnya dan Kabupaten Kapuas Hulu pada khususnya.

Pengiriman CPO perdana ini juga menandai sebuah pencapaian penting dalam hubungan kerja sama antar pemerintah Indonesia dan Malaysia, fenomena Kalimantan 2010 1 juta ton ekspor, kini telah mencapai 4,5 juta ton.

Selain Sumatera, Kalimantan juga memiliki ekspor CPO terbesar, yakni dari Samarinda, Banjar dan Pontianak.

"Badau saya perkirakan akan ramai sekali dan ini merupakan langkah besar karena Indonesia telah memiliki pelabuhan ekspor darat pertama. Badau adalah Port of Origin Pontianak Plus," kata Bayu, Sabtu.

Dia menuturkan tiga truk ekspor perdana ini merupakan langkah besar karena akan diikuti gerbong-gerbong truk lainnya, terus hingga 20 sampai 25 tahun ke depan. Pihaknya juga berharap kepada PT Paramitra Internusa Pratama (PIP), agar menyumbangkan 1.000 pohon sawit untuk mencetak manusia unggul dibidang teknik.

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan pihaknya terus mengupayakan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi di kawasan perbatasan dan pedalaman, dengan mendorong sinergi sumber daya investasi dan mendorong peran serta swasta, pemerintah dan masyarakat.

"Pelaksanan ekspor perdana CPO dari Kapuas Hulu akan sangat memberikan dampak percepatan pengembangan perekonomian di Kalbar hingga daerah perbatasan dan pedalaman hingga daerah terpencil,” ujarnya. (wde)


Source : Odie Krisno

Editor : Wiwiek Endah

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.