Kamis, 24 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

BBM SUBSIDI: Pengusaha Angkutan Tolak Kenaikan Harga Solar

Hery Lazuardi   -   Rabu, 15 Mei 2013, 19:42 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Pelaku usaha angkutan menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar jenis solar, meskipun ditetapkan lebih rendah dibandingkan dengan penaikan harga premium.

Wakil Ketua Umum Gabungan Perusahaan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Bambang Harjo mengatakan subsidi BBM untuk angkutan publik dan logistik seharusnya tidak dikurangi karena menopang pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

"Angkutan seperti kapal penyeberangan atau ferry sangat vital karena berfungsi sama seperti jembatan yang menghubungkan ekonomi antarpulau. Jadi, sama dengan infrastruktur lain yang dibangun dan disubsidi oleh pemerintah," katanya, Rabu (15/5/2013).

Apabila subsidi BBM itu tetap dipangkas, lanjut Bambang, ekonomi bisa terpukul karena langsung melonjakkan biaya logistik dan angkutan umum.

Akibatnya, penyedia jasa angkutan akan kesulitan mengoperasikan armada mereka, terutama menjelang libur panjang sekolah dan Lebaran. “Kecuali tarif langsung dinaikkan minimal setara dengan pemangkasan subsidi BBMm” ujarnya.

Pemerintah mewacanakan penaikan harga yang berbeda untuk BBM subsidi, yakni naik Rp1.000 per liter untuk solar dan Rp2.000 per liter untuk premium.


Editor : Hery Lazuardi

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.