Sabtu, 01 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

INFRASTRUKTUR DASAR: 3 Program Disasar untuk Tambahan Anggaran

Hedwi Prihatmoko   -   Jum'at, 17 Mei 2013, 19:36 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Pemerintah akan menyasar tiga  program dari penambahan anggaran infrastruktur dasar di Kementerian Pekerjaan Umum sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Armida S. Alisjahbana, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, mengatakan usulan tambahan anggaran tersebut sebesar Rp6 triliun.

 “Infrastruktur dasar Rp6 triliun, untuk ditambahkan ke tiga macam program di daerah tertinggal yang menjadi prioritas tinggi,” katanya di Kemenko, Jumat (17/5).

Dedy Supriadi Priatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas, merinci ketiga program tersebut adalah pertama pembangunan infrastruktur perdesaan yang masuk ke dalam program percepatan dan perluasan pembangunan infrastruktur permukiman (P4-IP),

 Kedua pengembangan sistem air minum yang masuk ke dalam program percepatan dan perluasan pembangunan SPAM (P4-SPAM), dan ketiga pembangunan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang masuk ke dalam program percepatan dan perluasan pembangunan infrastruktur SDA (P4-ISDA).

 “Infrastruktur sumber daya air itu meliputi sarana penyedia air baku, irigasi, dan pengamanan pantai,” katanya saat ditemui di kantornya, Jumat (17/5).

 Namun, dia belum bisa merinci lebih lanjut besaran anggaran masing-masing program tersebut. “Tidak tahu saya berapa-berapanya . Itu terserah Bu Menteri ,” ujarnya.

 


Editor : Ismail Fahmi

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.