Minggu, 21 Desember 2014

LEBARAN 2013: Kemacetan Di Jomin & Pejagan Jadi Fokus

Sutarno Rabu, 29/05/2013 17:46 WIB

BISNIS.COM. INDRAMAYU—Kementerian Perhubungan akan menitikberatkan solusi pengelolaan transportasi pada dua wilayah kemacetan saat angkutan Lebaran tahun lalu yakni Simpang Jomin Cikampek dan Pejagan Brebes yang dikhawatirkan kembali menjadi titik kemacetan angkutan mudik tahun ini.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan pihaknya akan fokus pada solusi dalam mengurai kemacetan di dua wilayah tersebut tetapi tidak menafikan pengelolaan transportasi di sejumlah titik kemacetan di jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) lainnya.

"Kami coba petakan bagaimana mikro manajemennya untuk dua titik kemacetan itu, Jomin dan Pejagan. Titik macet lain di Pantura banyak tetapi dua itu dulu kami coba konsentrasikan," katanya dalam kunjungan meninjau angkutan Lebaran 2013 ke Semarang hari ini, Rabu (29/5/2013).

Koordinasi secara vertikal dan horizontal juga akan diperkuat sehingga persoalan mudik tahun lalu diharapkan tidak berulang dari tahun ke tahun. Untuk Simpang Jomin, katanya, pihaknya akan mengatur transportasi kendaraan yang melewati pertigaan Cikalong, Ciasem agar lebih tertib lagi sekaligus manajemen kecepatan lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan.

Pada angkutan mudik tahun lalu, kendaraan bermotor berkerumun menuju SPBU utama Ciasem sejak kendaraan keluar dari pertigaan Cikalong, Ciasem karena kehabisan bahan bakar. Imbasnya kemacetan parah mengular sejak pertigaan Ciasem itu menuju SPBU.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Suroyo (bukan Soeroyo) Alimoeso mengatakan koordinasi akan diperkuat terutama juga kepada pengelola SPBU setempat agar lebih ditata kembali sehingga dapat meminimalisasi dampak kemacetan tidak seperti tahun lalu.

Sejumlah warung di sepanjang jalan di pertigaan Ciasem itu juga akan diberikan kompensasi keuntungan setiap hari agar mereka menutup warung sementara menjelang Lebaran.

"Nanti ada koordinasi agar tak seperti tahun lalu, muacetnya. Antri sepeda motor. Warung-warung juga akan diminta kerja samanya untuk tutup, tapi yang kami ganti bukan omset tapi keuntungan mereka yah per harinya," katanya.

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...