Senin, 21 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

EKSPANSI HOLLAND BAKERY: Hari ini Operasikan Cabang ke-10 di Balikpapan

Rachmad Subiyanto   -   Sabtu, 01 Juni 2013, 14:38 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, BALIKPAPAN-PT Mustika Cita Rasa, pemegang merk dan pengelola toko roti Holland Bakery, berekspansi ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan mengoperasikan cabang ke-10.

Direktur Utama PT Mustika Cita Rasa, Paulus Teja Kusuma mengatakan pembukaan cabang ini akan meningkatkan penetrasi perseroan dalam bisnis toko kue.

Pembukaan cabang ini tidak untuk meningkatkan persaingan dengan toko kue yang sudah ada sebelumnya. Kami hanya berupaya untuk menambah pilihan sajian makanan bagi masyarakat dari yang sudah ada saat ini," ujarnya saat peresmian Cabang Holland Bakery, Sabtu (1/6/2013).

Selain kantor pusat di Jakarta, Holland Bakery telah memiliki cabang di Bandung, Surabaya, Lampung, Batam, Pakanbaru, Makassar, Manado, Bali dan Solo. Untuk mendukung layanan kantor cabang, juga dioperasikan sebanyak 261 outlet.

"Kami menggandeng mitra lokal dalam pembukaan kantor cabang ini. Ke depan kami akan menambah outlet juga di kota ini".

Dirut PT Borneo Inti Perkasa Jovinus Kusumadi mengatakan sebagai mitra lokal pemegang merk Holland Bakery, pihaknya sudah merencanakan akan menambah enam outlet di tahun ini.

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak yang meresmikan operasional cabang Holland Bakery menilai ekspansi ini ke Balikpapan sudah tepat karena posisi strategis kota ini sebagai pintu gerbang provinsi.

"Ada baiknya juga cabang dibuka di Samarinda," tutur Awang.


Jovinus menanggapi usulan itu dan merencanakan akan membuka cabang di Samarinda pada 2014.


Editor : Yusran Yunus

 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.