Kamis, 24 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

TOUR DE SINGKARAK: Dorong Sektor Wisata Sumbar

Stefanus Arief Setiaji   -   Minggu, 02 Juni 2013, 10:57 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM,BUKITTINGGI-- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menilai penyelenggaraan event olahraga internasional Tour de Singkarak menjadi jembatan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kegiatan wisata di Sumatra Barat.
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengatakan geliat industri pariwisata mulai terasa, semenjak daerah itu menggelar ajang balap sepeda berskala internasional.
 
Dia menilai angka kunjungan wisata di Sumbar sepanjang Januari-April 2013 tumbuh 24% atau di atas pertumbuhan kunjungan wisata daerah lain.
 
"Event ini diharapkan mendorong kegiatan pariwisata di Sumbar, terutama wisata dengan nuansa sport cycling. Selain peningkatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur di wilayah ini," ujarnya saat menghadiri pembukaan Tour de Singkarak, Minggu (2/6/2013).
 
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengaku dukungan pemerintah terhadap event balap sepeda ini mampu menciptakan image yang baik bagi pertumbuhan wisata.
 
Tahun ini, Tour de Singkarak memasuki tahun penyelenggaraan kelima kalinya.
 
Salah satu daya tarik event tahun ini, penyelenggaraan melibatkan lebih banyak kabupaten/kota yang dilalui oleh pembalap.
 
Kegiatan itu juga akan diisi dengan penanaman 3.500 pohon yang dilakukan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (ltc)

 
 


Editor : Linda Teti Silitonga

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.