Rabu, 23 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Mudik Lebaran, KA Krakatau Merak-Madiun Beroperasi mulai 24 Juli

Fatkhul Maskur   -   Selasa, 16 Juli 2013, 20:30 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, BANDUNG - PT Kereta Api (PTKA) akan mengoperasikan KA Krakatau Ekspres rute Merak - Madiun mulai 24 Juli 2013, sehingga bisa mendukung pelaksanaan angkutan Lebaran 2013.

”KA Krakatau akan diluncurkan pada 24 Juli 2013, sehingga diharapkan bisa mendukung pelaksanaan angkutan Lebaran 2013," kata Vice President PR PTKA Sugeng Proyono di Bandung, Selasa (16/5/2013).

KA Krakatau akan dioperasikan melalui jalur selatan Madiun - Solo - Yogya - Kroya - Purwokerto - Cirebon - Jakarta - Merak dengan kekuatan dua rangkaian KA dan waktu 16 jam.

KA Krakatau yang merupakan rangkaian baru itu dibeli secara khusus oleh Dirjen Perkeretaapian untuk melayani jalur terpanjang di Jalur Jawa itu. Fasilitasnya di lengkapi dengan AC dan perlengkapan baru lainnya.

"Kapasitas penumpang per hari 1.216 penumpang, atau masing-masing rangkaian daya angkutnya 600 penumpang," kata Sugeng.

Sugeng menyebutkan kehadiran KA Krakatau Merak itu merupakan jawaban dan memberikan alternatif bagi para penumpang KA di Jalur Merak - Madiun masing-masing delapan gerbong.

Terkait tarif KA Krakatau, kata Sugeng masih dalam pembahasan dengan Kementerian Perhubungan, namun dipastikan disesuaikan dengan tarif keekonomian yang terjangkau oleh masyarakat.

Rute KA Krakatau Ekspres merupakan rute kedua terpanjang di Jawa setelah rute KA Malabar Bandung - Malabar yang berjarak tempuh 17 jam


Source : Newswire

Editor : Fatkhul Maskur

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.