Jum'at, 31 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Penyelesaian Kilang LNG Donggi Senoro Lebih Cepat

Lili Sunardi   -   Selasa, 23 Juli 2013, 16:08 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, JAKARTA - Pembangunan Kilang gas alam cair  (liquefied natural gas/LNG) Donggi Senoro lebih cepat dari target yang ditetapkan. Saat ini, pengerjaan paket rekayasa, pengadaan dan konstruksi (engineering, procurement and construction/EPC) sudah mencapai 89,9%.

Andy Karamoy, Direktur Korporasi PT Donggi Senoro LNG mengatakan pengerjaan EPC per 25 Juni 2013 lebih cepat 6,1% dari target yang telah ditetapkan. Sementara kemajuan konstruksi fisik saat ini mencapai 72,1% atau lebih cepat 14,7% dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan.

“Melihat perkembangan konstruksi yang dilakukan, proyek kilang Donggi Senoro LNG masih sesuai jadwal untuk selesai tahun depan,” katanya di Jakarta, Selasa (23/7/2013).

Andy mengungkapkan saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi untuk memastikan volume pasokan gas untuk kilang LNG. Nantinya, kilang itu akan mendapatkan pasokan gas dari Blok Senoro-Toili dan Blok Matindok.

Medianto Satyawan, Manajer Area Matindok Pertamina EP mengatakan saat ini progres pengerjaan EPC Donggi masih mencapai 9,24%. Sedangkan untuk Matindok, pihaknya masih melakukan proses lelang.

“Kami masih menargetkan fasilitas Donggi akan onstream pada Desember 2014. Untuk sumur yang sudah dibor saat ini ada 11 sumur dari target 19 sumur,” ungkapnya.

Medianto menjelaskan hingga kini pihaknya telah mengeluarkan US$120 juta untuk membiayai progres pembangunan itu.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Pertamina Hulu Energi Wahidin Nurluzia mengatakan pengembangan Lapangan Gas Senoro telah memasuki pembangunan EPC fasilitas produksi gas dan pipa. Selain itu, perusahaan juga sedang melakukan persiapan pengeboran sumur di Agustus 2014.

“Saat ini ada 10 sumur yang sudah dibor, dan kami akan melakukan development drilling Agustus 2013 nanti, sehingga full gas supply dapat dilakukan pada Desember 2014,” tuturnya.

Sementara itu, untuk Lapangan Tiaka, PHE akan melakukan pengeboran tiga sumur baru tahun ini. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan aktivitas produksi 900 berel minyak per hari dari lapangan itu.


Editor : Martin Sihombing

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.