UKM yang Menembus Pasar Ekspor Hanya 1.3%

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah pelaku usaha kecil dan menengah Indonesia yang berhasil melakukan ekspor produk ke negara tetangga sekitar 7.300-7.600 UKM.
Dewi Andriani | 02 Oktober 2013 16:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah pelaku usaha kecil dan menengah Indonesia yang berhasil melakukan ekspor produk ke negara tetangga sekitar 7.300-7.600 UKM.

Angka tersebut terhitung masih sangat minim dibandingkan dengan total UMKM di Indonesia yang seluruhnya mencapai sekitar 56,5 juta.

Wakil Menteri Perdagangan Dalam Negeri Bayu Krisnamurthi mengatakan jumlah tersebut sebetulnya terus bertumbuh dan ditargetkan akan semakin meningkat seiring dengan besarnya potensi pasar serta kualitas produk dalam negeri yang tak kalah bersaing dengan produk asing.

“Kalau secara nominal ekspor UKM tidak ada angka pastinya, yang jelas UKM yang melakukan ekspor produk terus bertambah,” ucapnya di sela diskusi dengan UKM eksportir ke wilayah Apec, Rabu (2/10/2013).

Tidak adanya nilai pasti ekspor tersebut, disebabkan karena beberapa pelaku UKM yang tidak secara rutin melakukan eksportasi ke negara tetangga. Misalnya tahun ini produknya di kirim ke luar negeri, tetapi tahun depan belum tentu sehingga kontinuitasnya masih belum terjaga.

Di sisi lain, banyak pula pelaku usaha yang terus menambah pasar ekspornya, tidak hanya di kawasan Asean, tetapi telah merambah hingga Asia Pacific seperti Jepang, Korea, hingga Amerika.

Bayu menambahkan untuk bisa menembus pasar internasional, para pelaku usaha harus dapat menonjolkan berbagai kelebihan dan kualitas yang dimiliki. Pasalnya, bila produk yang dihasilkan sama saja seperti negara-negara lain, pasti akan kalah.

“Mengekspor produk tidak bisa yang masal, harus ada yang memiliki nilai tambah, baik dari segi desain dan kreativitas yang tinggi,” tuturnya.

Oleh karena itulah, sebagian besar produk-produk UKM yang diterima di pasar internasional merupakan produk handmade seperti kerajinan yang menonjolkan ciri khas Indonesia dan mengedepankan kualitas, termasuk kuliner.

Menurutnya, bila sudah mampu menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi, para UKM nasional harusnya dapat lebih percaya diri menghadapi pasar internasional. Pemerintah pun akan terus melakukan berbagai pengembangan serta memfasislitasi proses pemasaran tersebut.

Selain itu, pemerintah juga akan memperjuangkan diplomasi perdagangan dengan negara Asia Pacific, agar proses perijinan ekspor dapat lebih dipermudah termasuk salam hal keringanan perpajakan.

Tag : ekspor, ukm
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top