PROYEK SMELTER: Investor China Investasi US$4 Miliar Di Bantaeng

Delapan investor China siap berinvestasi di Bantaeng, Sulawesi Selatan dengan investasi US$4 miliar.
Riendy Astria | 02 Juni 2014 17:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA- Delapan investor China siap berinvestasi di Bantaeng, Sulawesi Selatan dengan investasi US$4 miliar.

Dirjen Basis Industri Manufaktur Kemenperin Harjanto mengatakan sebelumnya nilai investasi delapan investor Tiongkok tersebut diperkirakan US$2,4 miliar. Namun, setelah melakukan perhitungan, nilai investasi diperkirakan bisa mencapai US$4 miliar.

Lokasi sudah ada di Kabupaten Bantaeng. Besok saya mau bertemu delapan investornya di sini, bicarakan juga soal partner lokal. Saya juga minta bussiness plan mereka,” kata Harjanto di Kemenperin, Senin (2/6/2014).

Rencananya setiap perusahaan/investor akan mengolah sekitar 1,2 juta ton nikel untuk dijadikan produk yang bernilai tambah lainnya, mulai dari FeroNikel hingga stainless steel. Adapun Kabupaten Bantaeng sudah menyiapkan lahan sekitar 3.000 hektare untuk dijadikan area pengembangan smelter di Sulawesi Selatan.

Delapan perusahaan asal China itu bukan membentuk satu konsorsium untuk membangun satu smelter, melainkan berdiri sendiri sehingga dipastikan akan ada delapan smelter yang terbangun di sana. Setiap perusahaan diperkirakan akan mendapatkan lahan sekitar 300 hektar. Adapun sisanya nanti akan digunakan untuk infrastruktur pelengkap lainnya.

Mengenai bahan bakunya, rencananya akan diperoleh melalui puluhan pemilik izin usaha pertambangan (IUP) yang sudah memberikan komitmennya. “Ini investasi independen masing-masing perusahaan China. Pemasok bahan baku sudah siap, nanti di akan dibangun juga infrastruktur, pelabuhan, dan sebagainya.”

Saat ini, jaminan pasokan listrik juga sudah diperoleh melalui PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Rencananya, dalam waktu dekat akan ada penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Kawasan Banteng Industrial Park dengan PLN.

Dari delapan perusahaan yang sudah berkomitmen, ada beberapa perusahaan yang siap merealisasikan investasinya tahun ini, seperti PT Huadi Steel Group dan Macrolink Co. Ltd.

Tag : smelter
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top