Lufthansa Incar 50.000 Penumpang dari/ke Indonesia

Maskapai Lufthansa telah membuka kembali rute penerbangan langsung Jakarta menuju Frankfurt pada Juni 2014, setelah menghentikan pelayanan sejak Oktober 2012.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 02 Juni 2014  |  17:05 WIB
Pesawat Lufthansa. Incar 50.000 Penumpang dari/ke Indonesia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Maskapai Lufthansa telah membuka kembali rute penerbangan langsung Jakarta menuju Frankfurt pada Juni 2014, setelah menghentikan pelayanan sejak Oktober 2012.

Rute ini, yang dibuka pertama kali pada 1967, telah kembali menghubungkan Indonesia dan Jerman dalam berbagai aspek seperti ekonomi, sosial, budaya dan teknologi di disamping perjalanan wisata dan dan bisnis

Leandro Tonidandel, Country Manager Lufthansa di Indonesia memperkirakan akan melayani 50.000 penumpang yang sebagian besar berada di Asia Tenggara. Pembukaan kembali rute ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian pariwisata Indonesia dan memperat pertukaran budaya antara Indonesia dengan negara-negara Eropa

“Kami telah berinvestasi besar dalam rangka meningkatkan mutu produk dan pelayanan untuk pelanggan kami di Indonesia. Indonesia yang menjadi pasar perdana di seluruh Asia yang menerima produk terbaik kami di seluruh penerbangan, baik untuk perjalanan bisnis maupun perjalanan wisata,” ujarnya Senin (2/6/2014).

Dia menambahkan Lufhtansa dalam menyediakan kenyamanan penerbangan langsung dari Jakarta ke Frankfurt yang memiliki koneksi lebih dari 170 destinasi di Eropa.

Penerbangan ini akan dioperasikan menggunakan Pesawat jenis Airbus A340 dengan 42 kursi di kelas bisnis dan 225 kursi di Kelas Ekonomi dengan jadwal penerbangan 5 kali seminggu dari Jakarta menuju Eropa melalui Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur.

“Kami sangat gembira dapat menghubungkan kembali Indonesia dengan Eropa dan negara lainnya. Indonesia telah menjadi pasar yang istimewa sejak kami mulai beroperasi disini pada 1967“, tambahnya.

Dia juga mengatakan pembukaan kembali rute ini memberi banyak pilihan kepada penumpang untuk terhubung dengan negara-negara tujuan di Eropa, termasuk tempat wisata yang populer bagi pelancong Indonesia. Ini merupakan hal yang menyenangkan dan nyaman, baik untuk turis asal Indonesia maupun sebaliknya.

“Indonesia memilki perkembangan ekonomi pesat, yang akan membuat negara ini menjadi salah satu koneksi tersibuk di wilayah Asia. Kami sangat senang dapat menyediakan pelayanan penerbangan non-stop dengan koneksi destinasi yang lebih baik”, tambahnya.

Pada 2013 maskapai ini menerima penghargaan dari Skytrax sebagai maskapai penerbangan paling berkembang pesat di dunia lantaran memiliki area terminal baru, penerbangan optimal, dan waktu tempuh yang efektif akan menghubungkan seluruh destinasi.

Tag : lufthansa
Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top