Golden Bird Incar 2,3 Juta Penumpang AirAsia Indonesia

Blue Bird Group mengincar 2,3 juta penumpang AirAsia Indonesia yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng melalui skema kerja sama Airport Transfer to City.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 02 Juni 2014  |  17:07 WIB
Antrean penyumpang pesawat AirAsia. Golden Bird Incar 2,3 Juta Penumpang - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--Blue Bird Group mengincar 2,3 juta penumpang AirAsia Indonesia yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng melalui skema kerja sama Airport Transfer to City.

Direktur Niaga AirAsia Indonesia Andy Adrian Febryanto mengatakan pada 2013 lalu total jumlah penumpang maskapai berbiaya murah itu mencapai 7,8 juta penumpang. Dari jumlah itu, 30% atau setara dengan 2,3 juta penumpang di antaranya merupakan penumpang yang turun di Bandara Soekarno-Hatta.

“Bandara Soekarno-Hatta merupakan hub terbesar dari lima hub yang dimiliki AirAsia Indoensia,” ujarnya Senin (2/6/2014).

AirAsia Indonesia, menurutnya, ingin menghadirkan inovasi bagi pelanggan melalui kerja sama tersebut yang akan membawa para penumpang dari Soekarno-Hatta menuju ke daerah tujuan di Jabodetabek menggunakan layanan Golden Bird dengan kapasitas maksimal empat penumpang.

“Dengan layanan ini pelanggan AirAsia tidak perlu lagi menunggu lama di bandara untuk mendapatkan taksi menuju daerah tujuan karena cukup menunjukkan travel itinerary atau tiket AirAsia yang mencantumkan bukti pembelian layanan tambahan ini,” tambahnya.

Presiden Direktur Blue Bird Group Noni Purnomo mengatakan untuk tahap awal pihaknya menyediakan sekitar 400-an unit mobil kelas Multi Purpose Vehicle (MPV) untuk melayani para penumpang AirAsia yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

“Prospeknya cukup cerah, baru dua minggu kami buka sejak pertengahan Mei 2014, sudah ada 200 pemesanan setiap hari yang menggunakan layanan ini,” katanya.

Blue Bird Group membagi zona di wilayah Jabodetabek menjadi tiga bagian. Untuk zona pertama,seperti di wilayah Jakarta Pusat, biaya transportasi mencapai Rp200.000 sudah termasuk tarif tol, biaya pengemudi dan bahan bakar.

Sementara zona kedua yang meliputi beberapa wilayah seperti di Jakarta Timur tarif layanan ini mencapai Rp300.000. Sedangkan pada zona tiga yakni untuk wilayah seperti Bogor atau Bekasi tarif layanan mencapai Rp510.000.

“Sedangkan untuk penumpang yang berada di luar tiga zona itu akan dikenakan tarif tambahan sesuai jarak karena kami menentukan tarif berdasarkan hitungan per kilometer,” imbuhnya.

Dia menyebutkan menurut rencana kerja sama itu akan dikembangkan secara bertahap di bandara-bandara lainnya karena Golden Bird saat ini sudah hadir di 13 kota yang ada di Indonesia.

 

Tag : blue bird group
Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top