KETAHANAN PANGAN: Ketersediaan Energi dan Protein Lebihi Rekomendasi

Indonesia sudah tahan pangan dalam hal penyediaan energi dan protein.
Ihda Fadila
Ihda Fadila - Bisnis.com 02 Oktober 2014  |  14:09 WIB
Distribusi beras ke berbagai daerah dalam rangka ketahanan pangan - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Indonesia sudah tahan pangan dalam hal penyediaan energi dan protein.

Peneliti Utama PSEKP Kementerian Pertanian (Kementan) Achmad Suryana mengatakan ketersediaan energi dan protein sudah melebihi rekomendasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

"Rekomendasi Kemenkes itu 2.400 kalori perkapita per hari untuk energi. Lima tahun belakangan ini selalu di atas dari itu," ujar Achmad Suryana kepada Bisnis pada Kamis (2/10/2014).

Pada 2013, ketersediaan energi sebanyak 3881 kalori perkapita per hari. Sementara kesediaan protein sebesar 99,35 gram perkapita per hari.

Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari tahun sebelumnya, yaitu 3737 kalori perkapita per hari untuk energi dan 94,14 gram perkapita per hari untuk protein.

Rekomendasi untuk protein sendiri sebanyak 63 gram perkapita per hari.

"Persoalannya distribusi dan konsumsi. Konsumsinya masih di bawah standar," ujar Achmad.

Berdasarkan data dari Badan Ketahanan Pangan yang diolah oleh Kementerian Pertanian, konsumsi energi per kapita per hari pada 2013 sebesar 1937 kkal. Sementara protein sebesar 61,8 gram perkapita per hari.

Sementara itu, rekomendasi konsumsi energi perkapita per hari lebih besar, yaitu sebesar 2150 kkal. Sedangkan rekomendasi konsumsi protein per kapita per hari sebesar 57 gram.

Konsumsi untuk protein pada 2013 memang telah memenuhi rekomendasi. Namun, pada tahun-tahun sebelumnya angka rekomendasi tersebut belum tercapai. Misal, pada 2012, konsumsi protein per kapita per hari sebesar 53,15 gram.

Tag : pangan
Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top