SAUDI ARABIAN AIRLINES Incar Jamaah Umrah Indonesia Timur

Maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines siap mengincar para jamaah umrah dari Kawasan Indonesia Timur sejalan dengan rencana pembukaan rute baru Surabaya-Madinah pada Desember 2014.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 02 November 2014  |  17:00 WIB
Sejumlah Jamaah Haji Kloter (Kelompok Terbang) I Embarkasi Surabaya berjalan sesaat usai turun dari pesawat Saudi Airlines di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (10/10). Selain Jamaah Haji Kloter I Embarkasi Surabaya, jamaah haji dari berbagai Embarkasi di Indonesia, hari ini mulai kembali ke Tanah Air. - ANTARA

Bisnis.com, SURABAYA  - Maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines siap mengincar para jamaah umroh dari Kawasan Indonesia Timur sejalan dengan rencana pembukaan rute baru Surabaya-Madinah pada Desember 2014.

Thea Setyawati, Branch Manager Area Surabaya PT Ayu Berga Indonesia for Saudi Arabian Airlines, mengatakan potensi pasar untuk umroh di wilayah timur Indonesia sangat besar apalagi Indonesia termasuk negara Muslim terbesar.

"Sekarang ini kami sounding dulu ke masyarakat untuk melihat bagaimana responnya di Surabaya dan wilayah timur Indonesia. Rencananya rute ini akan dimulai pada 9 Desember 2014 dengan jadwal dua kali dalam seminggu," jelasnya kepada Bisnis.com, Minggu (2/11/2014).

Dia menjelaskan frekuensi penerbangan langsung Surabaya-Madinah tersebut akan dilakukan pada Selasa dan Kamis.

Besarnya potensi calon jamaah haji maupun umroh dari Jawa Timur, Bali, NTT, Ujungpandang, Balikpapan, hingga Banjarmasin tersebut membuat maskapai ini memprediksikan tingkat loadfactor penerbangan mencapai 70%.

"Sedangkan 30% kami harapkan untuk para pebisnis yang biasanya melakukan perjalanan bisnis ke Madinah. Selama ini pada rute sebelumnya Medan-Madinah dan Jakarta - Madinah maupun Jakarta-Jeddah selalu mendapatkan respon positif," jelasnya.

Thea mengatakan umroh saat ini bukan saja menjadi tren bagi masyarakat, tetapi untuk melakukan haji dinilai terlalu lama menunggu pendaftaran yakni mencapai waktu lebih dari 15 tahun.

"Pendaftaran haji yang sangat lama membuat orang larinya pilih ke umroh," imbuhnya.

Selain itu, pemain penerbangan dari Surabaya-Madinah belum banyak sehingga sudah saatnya maskapai ini masuk pasar Surabaya.

Sebelumnya, Flynas, maskapai penerbangan asal Arab Saudi berbiaya rendah juga telah membuka rute Surabaya-Madinah pada awal kuartal II tahun ini.

Penerbangan dengan frekuensi dua kali seminggu pada Sabtu dan Senin itu mengincar para jamaah umroh dari Jawa Timur yang dianggap memiliki potensi pasar yang besar.

Tag : umrah
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top