Gaji Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti Diberikan untuk Asuransi Nelayan, Calon Penerima Masih Diinventarisir

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Ciamis dan Pangandaran Jawa Barat saat ini tengah menginventarisir nelayan yang berhak mendapatkan asuransi jiwa.
Adi Ginanjar Maulana
Adi Ginanjar Maulana - Bisnis.com 02 November 2014  |  14:30 WIB
Nelayan menjual ikan hasil tangkapannya - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Ciamis dan Pangandaran Jawa Barat saat ini tengah menginventarisir nelayan yang berhak mendapatkan asuransi jiwa.

Hal itu dilakukan menyusul rencana Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang akan memberikan seluruh gajinya bagi asuransi nelayan tua di Kabupaten Pangandaran.

Ketua HNSI Kabupaten Ciamis dan Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan atas rencana tersebut pihaknya saat ini sudah terjun ke lapangan untuk menginventarisir seluruh nelayan yang berhak mendapatkan fasilitas asuransi jiwa.

Namun, lanjutnya, pihaknya belum mengetahui jumlah penerima dan besaran asuransi jiwa yang akan disalurkan.

"Sudah ada perintah langsung dari Bu Susi agar segera mendata nelayan yang akan mendapatkan asuransi itu. Cuma, untuk saat ini saya sendiri belum tahu berapa jumlah pastinya," katanya, kepada Bisnis, Minggu (2/11/2014).

Menurut pria yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Ciamis itu total nelayan asal Kabupaten Pangandaran mencapai 15.000 kepala keluarga (KK) dan mereka tidak sedikit yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya untuk mengangkat derajat kehidupan para nelayan lewat sejumlah program pembinaan.

Sebelumnya, ujarnya, kehidupan ekonomi para nelayan tidak bisa dijadikan tumpuan hidup sehari-hari. Tapi, kini mereka mulai mencari celah lain dari peran mereka sebagai nelayan dengan memanfaatkan besarnya potensi pariwisata yang ada di Pantai Pangandaran di antaranya dengan menyewakan perahu untuk kepentingan wisatawan dan keterampilan hidup lainnya.

"Jadi, secara perlahan nasib para nelayan ini mulai terangkat setelah kami memberikan pembinaan terhadap mereka. Dengan kata lain, nelayan ini harus juga multi talent," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, dengan dipilihnya Susi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan diharapkan bisa menjembatani kepentingan para nelayan yang selama ini nasib mereka tidak menentu. Karena pada dasarnya profesi nelayan sangat ditentukan alam.

"Dengan sejumlah kebijakan terobosan baru beliau, kami berharap kehidupan para nelayan bisa lebih terangkat lagi," ujarnya.

Secara terpisah, Serikat Nelayan Indonesia menilai asuransi yang digulirkan Menteri Kelautan dan Perikanan terhadap nelayan di Kabupaten Pangandaran sebagai salah satu terobosan strategis.

Sekretaris Jenderal SNI Budi Laksana mengatakan dengan adanya pengguliran asuransi bagi nelayan di Pangandaran maka mereka tidak harus membayar iuran.

Menurutnya, nelayan selama ini bekerja tanpa adanya jaminan dari negara. Secara teknis, menteri bisa bisa meluncurkan program asuransi itu dengan kartu nelayan.

"Kartu itu nantinya bisa menjadi alat transaksi asuransi jika nelayan mengalami kecelakaan di laut atau yang lainnya," katanya.

Tag : nelayan, Susi Pudjiastuti
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top