SWASEMBADA GARAM: Ini Dua Langkah Kunci Yang Disiapkan

Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) KKP Sudirman Saad mengatakan pihaknya akan berupaya untuk mencapai swasembada garam nasional tahun ini.
Ihda Fadila
Ihda Fadila - Bisnis.com 07 Januari 2015  |  21:45 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) KKP Sudirman Saad mengatakan pihaknya akan berupaya untuk mencapai swasembada garam nasional tahun ini.

Menurutnya, hal itu bisa tercapai selama permasalahan lahan dan sertifikat tambak rakyat segera dilakukan.

Bukan suatu hal yang mustahil swasembada garam bisa tercapai namun ada sejumlah catatan.

"Pertama, masalah tanah 7.000 hektar di Kupang dan 1.000 hektar di Nagekeyo harus segera diselsesaikan oleh bupati atau gubernur, "katanya saat konferensi pers reflesksi 2014 dan outlook 2015 KP3K KKP, Rabu (7/1/2015).

Dengan penyelesaian lahan tersebut, lanjutnya, PT Garam dan PT Cheetham dapat segera merealisasikan investasinya.

Bila 8.000 hektar di kedua wilayah NTT itu bisa diselesaikan di kuartal pertama, produksi garam sudah dapat dihasilkan.

"Mudah-mudahan 120 ton per hektar di lahan kali 8.000. Kira-kira hampir 1 juta ton. Kalau dua perusahaan ini yang melaksanakan ini kualitas industri," katanya.

Selain itu, Sudirman juga menekankan swasembada garam tahun ini juga dapat tercapai bila tambak rakyat seluas 28.000 hektar di 42 kabupaten sudah disertifikasi.

"Kementerian agraria dan tata ruang bisa segera mensertifikatkan tambak. Saya sendiri sudah ketemu langsung dengan menterinya dan beliau berkomitmen," ujarnya.

Tag : garam
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top