MRIS Desak Kemenhub Keluarkan Izin Lokasi Bandara Lebak

PT Maja Raya Indah Semesta (MRIS) mendesak Kementerian Perhubungan untuk mengeluarkan penerbitan izin penetapan lokasi pembangunan Bandara Lebak, Banten. Direktur Utama PT Maja Raya Indah Semesta (MRIS) Ishak mengatakan pelepasan dan pembelian hak atas tanah untuk pemenuhan syarat izin lokasi telah mencapai 1.000 hektare.
Veronika Yasinta | 02 September 2015 23:15 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Bisnis.com, JAKARTA - PT Maja Raya Indah Semesta (MRIS) mendesak Kementerian Perhubungan untuk mengeluarkan penerbitan izin penetapan lokasi pembangunan Bandara Lebak, Banten.
 
Direktur Utama PT Maja Raya Indah Semesta (MRIS) Ishak mengatakan pelepasan dan pembelian hak atas tanah untuk pemenuhan syarat izin lokasi telah mencapai 1.000 hektare.
 
Dia menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga telah memberikan izin lokasi kepada MRIS seluas 2.000 ha untuk membangun lapangan terbang dan fasilitas penunjangnya. Soal kajian ruang udara, pihaknya akan segera menyerahkan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.
 
"Harusnya Juli 2015 semua perizinan beres dan kita sudah bisa lelang, bangun konstruksi," katanya, Rabu (2/9/2015).
 
Dia memperkirakan lelang pekerjaan bakal dilakukan pada Desember. Dia optimistis pembangunan Bandara Lebak akan menarik investor baik dalam maupun luar negeri untuk terlibat kendati situasi ekonomi nasional lesu.
 
Dia memprediksi gairah pertumbuhan ekonomi akan terjadi di Banten hingga Rp500 triliun apabila bandara dengan nilai investasi sebesar Rp17 triliun itu terbangun.
 
"Kita minta presiden dan pemerintah pusat dukung megaproyek ini. Karena ini akan mendukung perekonomian di Indonesia apalagi di tengah pelemahan rupiah dan kondisi ekonomi yg terus menurun. Kami akan menumbuhkan ekonomi lewat aerotropolis," terangnya.
 
Tag : kemenhub, Bandara Lebak
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top