Pemkot Sumsel Desak PLN Percepat Tender Ulang Proyek PLtTU 9 Dan 10

Pemprov Sumatra Selatan meminta PT PLN mempercepat proses tender ulang untuk proyek pembangkit listrik tenaga uap Sumsel 9 dan 10 agar pembangunan proyek itu dapat terealisasi pada tahun depan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 24 September 2015  |  14:58 WIB
Pembangkit listrik - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan meminta PT PLN mempercepat proses tender ulang untuk proyek pembangkit listrik tenaga uap Sumsel 9 dan 10 agar pembangunan proyek itu dapat terealisasi pada tahun depan.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel Robert Heri mengatakan proyek yang dapat menghasilkan kapasitas daya hingga 1.800 megawatt itu sudah mendesak untuk direalisasikan. “Kami harapkan PLN bisa mendapat pemenang tender akhir tahun ini karena proyek Sumsel 9 dan 10 itu sudah sangat mendesak,” katanya, Kamis (24/9). Menurut Robert, tender proyek PLTU yang berlokasi di Kabupaten Muara Enim itu terpaksa dilakukan kembali karena pada tender awal tidak mendapatkan pemenang atau yang memenuhi kriteria panitia.

“Faktor utama biasanya masalah pendanaan dan teknis yang belum cocok dari peserta tender,” katanya.

Berdasarkan catatan Bisnis, PLN menargetkan pemenang lelang proyek dapat diumumkan pada September 2015 yang mana pemasukan penawaran untuk kedua PLTU itu telah berlangsung sejak Mei 2015. Proyek yang menggunakan skema kerjasama pemerintah swasta (KPS) yang dimulai pada 2012 itu ditargetkan dapat beroperasional pada 2021.

Sementara itu Deputi Manajer Humas dan Hukum PLN Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (WS2JB), Lilik Hendro Purnomo, mengatakan kegagalan tender tahap pertama untuk kedua PLTU itu karena pihaknya cukup ketat menyeleksi peserta. “Kami melihat dari pengalaman yang telah lalu di mana banyak yang tidak memenuhi kualifikasi, sehingga kami harus mencari yang betul—betul kredibel karena kalau asal-asalan akan fatal akibatnya,” katanya.

Akan tetapi, PLN WS2B tidak dapat memastikan kapan pemenang tender ulang pembangkit itu dapat diumumkan karena merupakan keputusan PLN pusat meski pihaknya menargetkan bisa tercapai akhir tahun ini. Menurut dia, pihaknya tidak membedakan calon peserta apakah perusahaan asing ataupun lokal yang penting kemampuan teknis dan finansialnya memadai untuk menggarap proyek pembangkit itu. “Yang jelas sekarang kami sangat selektif supaya hasilnya nanti tidak mengecewakan semua pihak,” katanya.

Tag : PLN
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top