AEKI: Konsumsi Kopi di Pasar Domestik Naik Pesat

Ketua Kompartemen Industri dan Kopi Spesial Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Pranoto Soenarto memperkirakan konsumsi kopi di pasar domestik Indonesia akan mencapai 1,6 kg – 1,7 kg per kapita.
Muhammad Avisena
Muhammad Avisena - Bisnis.com 14 Januari 2016  |  00:26 WIB
Kopi. - Jibi

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Kompartemen Industri dan Kopi Spesial Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Pranoto Soenarto memperkirakan konsumsi kopi di pasar domestik Indonesia akan mencapai 1,6 kg – 1,7 kg per kapita.

Proyeksi tersebut meningkat pesat dibandingkan dengan kondisi pada 10 tahun – 12 tahun lalu yang hanya 0,8 kg per kapita.

Hingga saat ini negara konsumen kopi terbesar di dunia adalah Belanda dan Norwegia yang berkisar 14kg – 16kg per kapita.

Pranoto berpendapat peningkatan konsumsi domestik RI akan mendongkrak harga kopi di pasar internasional. Indonesia harus bisa belajar dari Brasil yang 50% kopinya dikonsumsi oleh penduduknya sendiri.

“Kopi di dunia shortage dari dulu. Yang minum makin banyak. Kalau diperhatikan, di Indonesia saja semakin banyak coffee shop. Konsumsi kopi Indonesia makin hari makin naik karena di kota-kota besar makin banyak orang yang minum kopi. Kalau kita bisa kejar konsumsi domestik, kita pasti akan boom harga," kata Pranoto di Jakarta, Rabu (13/1/2016).

Dengan kondisi cuaca yang masih mengkhawatirkan, Pranoto memperkirakan angka pesimis untuk produksi tahun ini berkisar antara 250.000 ton – 300.000 ton. Sementara prediksi optimis dari Pranoto berkisar antara 400.000 ton – 500.000 ton.

Sementara itu untuk ekspor, Pranoto berharap tidak ada penurunan ekspor pada tahun ini. Sebagai perbandingan, ekspor kopi pada 2015 diperkirakan masih berkisar antara 450.000 ton – 500.000 ton. Volume tersebut tidak hanya untuk biji kopi saja, tetapi termasuk kopi instan dan roasted product.

Purchasing & Marketing Manager PT Taman Delta Indonesia Moelyono Soesilo mengatakan konsumsi kopi di pasar dalam negeri tumbuh 5% - 6% per tahun, dengan total konsumsi sekitar 4,5 – 5 juta kantong per tahun.

Jenis kopi yang paling banyak dikonsumsi adalah kopi tubruk dan 3 in 1 (white coffee).

Pertumbuhan konsumsi kopi di dalam negeri saat ini berada di atas pertumbuhan produksi yang hanya berkisar antara 1% - 2% per tahun. Permintaan kopi untuk kebutuhan pasar horeca (hotel dan restoran) juga tumbuh sangat pesat.

Tag : pertumbuhan, kopi
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top