Lion Air JT-263 Balikpapan-Surabaya Tergelincir di Surabaya

Pesawat terbang Lion Air dengan nomor penerbangan JT-263 dengan tujuan Balikpapan-Surabaya mengalami "over run" (tergelincir) di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Sabtu (20/2/2016).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Februari 2016  |  13:46 WIB
Pesawat terbang Lion Air dengan nomor penerbangan JT-263 dengan tujuan Balikpapan-Surabaya mengalami "over run" (tergelincir) di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Sabtu (20/2/2016). - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, SIDOARJO -  Pesawat terbang Lion Air dengan nomor penerbangan JT-263 dengan tujuan Balikpapan-Surabaya mengalami "over run" (tergelincir) di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Sabtu (20/2/2016).

Legal And Communication PT Angkasa Pura Juanda Surabaya Liza Anindya mengatakan pesawat tersebut mengalami "over run" di Bandara Internasional Juanda sekitar pukul 11.08 WIB. "Seluruh penumpang dinyatakan selamat dan saat ini sudah selesai dilakukan proses evakuasi terhadap penumpang tersebut," katanya.

Dari data yang ada, katanya, para penumpang tersebut sudah selesai dilakukan evakuasi sekitar pukul 12.00 WIB dan secara keseluruhan selamat serta tidak ada yang terluka.

"Pesawat ini sendiri membawa sebanyak 215 orang penumpang dan saat ini sudah dievakuasi melalui gate 1 dan gate 2 Bandara Internasional Juanda," katanya.

Sementara itu, Manager Pelayanan dan Umum PT Angkasa Pura Juanda Surabaya Didik Tjatur P dalam keterangan tertulisnya mengatakan peristiwa itu menyebabkan Bandara Internasional Juanda untuk sementara ditutup sampai dengan pukul 15.30 WIB.

"Penutupan tersebut dilakukan karena saat ini masih dalam proses evakuasi dengan melakukan penarikan badan pesawat," katanya.

Kondisi cuaca di Bandara Juanda memang sering hujan dan membuat pihak Angkasa Pura harus menyiapkan sejumlah pompa untuk mengantisipasi genangan air yang menggenangi landasan pacu.

Tercatat lebih dari 20 pompa sudah disiagakan oleh pihak pengelola Bandara Juanda untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang terjadi di lingkungan bandara, khususnya di landasan pacu, meski "over run" juga bisa disebabkan nonteknis, seperti beban pesawat. (T.KR-IDS)


Sumber : ANTARA

Tag : lion air
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top